Pendidikan

UKDW Targetkan Tahun Depan Metode Blended Learning Dapat Diterapkan di Seluruh Prodi

Dalam mengembangkan metode ini, para dosen juga perlu dilatih untuk mengembangkan pembelajaran secara online.

UKDW Targetkan Tahun Depan Metode Blended Learning Dapat Diterapkan di Seluruh Prodi
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Rektor UKDW, Henry Feriadi saat menyerahkan kenang-kenangan kepada rekan media dalam acara Media Gathering 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) telah mengembangkan blended learning, yakni pembelajaran yang bertatap muka sekaligus belajar online.

Rektor UKDW, Henry Feriadi menuturkan, untuk saat ini, metode blended learning baru diterapkan di Jurusan Informatika saja.

Baca: UKDW Kembangkan Metode Blended Learning

Henry menargetkan, tahun depan metode ini bisa diterapkan di seluruh program studi yang ada di UKDW.

"Target keseluruhan kita harapkan tahun depan bisa mulai semua prodi, ada mata kuliah yang sudah tersedia secara online karena memang meyediakan semua mata kuliah butuh waktu cukup banyak," ujarnya pada Tribunjogja.com, Selasa (23/10/2018).

Selain itu, ia pun menjelaskan, dalam mengembangkan metode ini, para dosen juga perlu dilatih untuk mengembangkan pembelajaran secara online.

Nantinya pembelajaran di kelas pun akan didokumentasikan ke dalam sebuah video yang berdurasi 10 menit.

Hal ini supaya mahasiawa dapat mengulang pembelajaran mata kuliah saat berada di rumah atau di kos misalnya.

"Dosen sendiri perlu dilatih, karena nggak seperti orang mengajar terus direkam video dua jam. Orang kan males nonton video dua jam," lanjutnya.

Oleh sebab itu, menurut Henry, materi kuliah harus disampaikan dalam video yang berdurasi maksimal 10 menit.

Baca: Liga Basket Mahasiswa, UKDW Akhiri Perlawanan Sengit UAD untuk Raih Kemenangan Perdana

"Setelah materi ada semacam kuis atau interaktif mahasiswa. Jadi ini harus dikombinasikan, karena metode online butuh strategi," tutur dia.

Selain itu, menurut dia, guna menunjang video pembelajaran tersebut juga harus diselipkan gambar ilustrasi supaya mahasiawa lebih mudah memahaminya.

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved