Bantul

Sambut Pilpres 2019, Pondok Pesantren di Bantul Netral

Menurutnya, pondok pesantren tidak bisa diintervensi apalagi diarahkan untuk mendukung pada calon kendidat tertentu.

Sambut Pilpres 2019, Pondok Pesantren di Bantul Netral
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih (tengah) berfoto dengan para santri dalam peringatan hari santri nasional di Kabupaten Bantul. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menyambut kontestasi pilpres 2019 mendatang, Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih tak menampik jika pondok pesantren selama ini tidak bisa dilepaskan dari dunia politik.

Namun demikian, pondok pesantren di kabupaten Bantul akan tetap netral.

Menurutnya, pondok pesantren tidak bisa diintervensi apalagi diarahkan untuk mendukung pada calon kendidat tertentu.

Karena para kiai dan civitas yang ada didalamnya sudah memiliki pilihan.

"Para kiai dan civitas pondok pesantren tentu sudah memiliki pandangan sendiri. Mereka sudah punya pilihan, kita [harus] hargai," katanya, ketika ditemui perayaan hari santri nasional di lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10/2018).

Baca: Ribuan Santri se-DIY Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2018

Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengungkapkan bahwa hari santri yang jatuh tanggal 22 Oktober merupakan peringatan penting, tentang patriotisme dan perjuangan para santri dalam membela bangsa dan negara.

Kaum santri, menurut Halim, seperti yang diajarkan oleh para tokoh pesantren terutama Mbah Hasyim Asy'ari memiliki dua tugas utama yaitu merawat agama dan menjaga negara.

Sebab itu, Santri sudah sejak zaman dahulu senantiasa rela berkorban untuk bangsa dan tanah air.

Setia pada Pancasila dan keutuhan negara kesatuan republik Indonesia.

"Santri itu siap membela bangsa dan negara. Setia Pancasila, setia pada NKRI dan menjalankan tradisi, melakukan tafakur fiddin dan beribadah kepada Allah SWT," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved