Breaking News:

Gunungkidul

Jelang Tahun Politik, Pesantren Harus Netral

Badingah berharap agar para santri setelah selesai dalam pendidikannya dan terjun ke masyarakat para santri dapat mandiri.

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto P
Bupati Gunungkidul Badingah saat melepas rombongan pawai pesantren, di Alun-alun Wonosari, Senin (22/10/2018). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Menjelang tahun politik, masyarakat pesantren harus menjaga independensi pesantren sebagai lembaga pendidikan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gunungkidul, Arif Gunadi, setelah acara peringatan hari pesantren di Alun-Alun Wonosari, Senin (22/10/2018).

"Prinsipnya patuhi aturan-aturan yang berlaku dalam hal ini aturan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)," imbuh Arif.

Selain itu juga diperlukan kesadaran oleh para peserta pemilu 2019 dan masyarakat pesantren, bahwasanya pesantren adalah lembaga pendidikan murni.

Baca: Ribuan Santri Ikuti Upacara Peringatan HSN di Lapangan Pemkab Sleman

"Seyogyanya pesantren hanya khusus untuk pendidikan atau transfer of knowledge, jika ada yang memanfaatkan pesantren untuk kampanye saya kira tidak tepat dan harus diingatkan oleh Bawaslu," paparnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan Pemerintah Kabupaten sangat mendukung dalam kegiatan apel santri karena peran santri dan alim ulama sangat besar untuk memajukan Gunungkidul.

"Terlebih yang menghadiri adalah santri-santri muda, harapan kita dengan pendidikan santri di pondok masing-masing dapat membentuk karakter, menambah kemampuan intelejensi santri," terangnya.

Badingah berharap agar para santri setelah selesai dalam pendidikannya dan terjun ke masyarakat para santri dapat mandiri.

Baca: Peringatan HSN 2018, Momentum Mempertegas Peran Santri Sebagai Pionir Perdamaian

"Adanya pondok pesantren yang banyak di Gunungkidul semoga dapat berguna bagi nusa bangsa, serta agama dan dapat memajukan kabupaten Gunungkidul, dalam berbagai sektor sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di Gunungkidul," paparnya.

Dalam kegiatan apel santri tersebut juga dilakukan pawai para santri dari alun-alun Wonosari menuju balai desa Kepek, acara peringatan hari santri dihadiri oleh ribuan santri dari berbagai pondok pesantren yang ada di Gunungkidul.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved