Travel

Indahnya Puluhan Ribu Kincir Angin Warna-Warni di Taman Dewari

Indahnya Puluhan Ribu Kincir Angin Warna-Warni di Taman Dewari Kabupaten Magelang.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Para pengunjung sedang asyik berfoto ria di Taman Kitiran di Taman Dewari di Dusun Kradenan, Kalikuning, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Minggu (21/10). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Puluhan ribu kincir angin warna-warni berdiri tegak di hamparan taman bunga di tengah asrinya lahan persawahan dan wilayah pedesaan yang masih sejuk.

Kincir-kincir angin itu berputar-putar saat ditiup angin, bersemarak, begitu juga dengan kincir angin raksasa, menyenangkan ratusan pasang mata yang memandangnya.

Pengunjung pun takjub dan tak kuasa untuk menahan hasrat untuk berswafoto. Mereka dengan asyik mengabadikan momen-momen saat berada di taman kitiran tersebut bersama teman, keluarga dan juga kekasih.

Adalah Taman Dewari, sebuah taman yang terletak di Dusun Kradenan, Kalikuning, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Baca: Hadiri Festival Gerobak Sapi, GKR Hemas Kenang Masa Kecil

Taman Dewari kini membuat konsep baru, setelah semula terkenal dengan taman bunga mataharinya, kini pihak pengelola membangun taman tematik baru, dinamankan Taman 'Kitiran' yang artinya Taman Kincir Angin.

Salah seorang pengelola Taman Dewari, Oki Nora, mengatakan, dibangunnya Taman Kitiran ini bermula dari saudaranya, Nuryanto, yang juga salah seorang pengelola taman.

Waktu itu dirinya sedang plesir dan melihat hiasan kincir angin yang cantik. Ia pun terpikir bagaimana jika membuat hiasan kincir angin itu dengan jumlah yang banyak dan ditanam di taman Dewari.

Akhirnya ide tersebut diaplikasikan. Mereka pun bergerak dan mulai membuat kitiran atau kincir angin. Pengerjaan kincir angin sendiri dilakukan di Bantul, oleh empat hingga lima orang dengan tangan, hingga terbuat sekitar 10.000 kincir angin beraneka warna, dari warna biru, merah, pink dan hijau.

Baca: Mengingat Kembali Sejarah Perjuangan Santri Rebut Kemerdekaan Indonesia Lewat Drama Kolosal

"Pembuatan kitiran dilakukan di Bantul selama satu setengah bulan. Ada sekitar 10ribu kitiran, dari warna biru,merah, pink sampai warna hijau. Taman Dewari ini memang sebelumnya adalah taman bunga matahari , tetapi kami menerapkan konsep baru dengan menambah kitiran, dan ternyata disambut baik oleh masyarakat," ujar Oki, Minggu (21/10).

Taman Kitiran itu pun dibuka pertama kali pada 13 Oktober 2018 lalu. Sebelumnya, video dan foto taman kitiran itu sudah viral di media sosial, dan dipromosikan oleh pihak pengelola taman dewari. Respon masyarakat pun cukup bagus. Saat hari pembukaan, ada 500 orang yang datang, dan 1.200 orang di saat hari minggunya. (tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved