Bantul

Hadapi Tahun Politik, Bupati Bantul Pilih Jalan Tengah

Menghadapi pertarungan Pilpres 2019, mantan perwira menengah dari Polda Banten ini lebih memilih jalan tengah.

Hadapi Tahun Politik, Bupati Bantul Pilih Jalan Tengah
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Bupati Bantul Suharsono 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Suharsono saat ini menjabat sebagai Bupati Bantul di bawah pimpinan presiden Joko Widodo.

Ia juga merupakan kader dari partai besutan Prabowo Subianto.

Baca: Bupati Bantul Serahkan Bantuan Sosial RTLH di Balai Desa Trimulyo

Menghadapi pertarungan Pilpres 2019, mantan perwira menengah dari Polda Banten ini lebih memilih jalan tengah.

Jalan tengah yang dipilih adalah jalan netral.

Ia mengaku loyal pada Jokowi sebagai Presiden dan ia juga patuh kepada Prabowo, sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

"Calon presiden dua-duanya bagus, Pak Jokowi bagus, Pak Prabowo juga bagus. Walaupun saya dari Partai Gerindra saya tidak mau [ikut-ikutan] 2019 ganti Presiden," kata Suharsono, saat ditemui Tribunjogja.com di rumah Dinas Bupati Bantul, seusai menghadiri peringatan Hari Santri nasional, Minggu (21/10/2018).

Ketidakmauan Suharsono pada gerakan 2019 ganti presiden itu bukan tanpa alasan.

Ia mengaku tetap loyal pada Joko Widodo karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu seorang Presiden, sementara dirinya hanya seorang Bupati yang memiliki kewajiban patuh dan taat pada pimpinan.

"Saya ndak mau [2019 ganti presiden], saya tetap [Jokowi] karena dari background saya prajurit jadi saya memegang sapta marga. Marga ketujuh yaitu taat patuh kepada pimpinan. Pimpinan saya [sebagai Bupati] kan sekarang pak Jokowi, ya saya patuh, saya loyal sama pak Jokowi. Kalau saya melawan berarti saya pengkhianat," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved