Nasional

Ketua KPU RI: Hati Kecil Saya, Senang Kalau di Kampus Ada Kampanye Tapi Undang-Undang Melarang

Terkait pelarangan kampanye di lembaga pendidikan dan tempat ibadah rupanya memang membawa perdebatan.

Ketua KPU RI: Hati Kecil Saya, Senang Kalau di Kampus Ada Kampanye Tapi Undang-Undang Melarang
IST
Ketua KPU RI, Arief Budiman saat dijumpai media usai menghadiri talkshow dengan tema 'Pemilu di era teknologi digital: peluang dan tantangannya' di selasar barat kampus Fisipol UGM, Sabtu (20/10/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Terkait pelarangan kampanye di lembaga pendidikan dan tempat ibadah rupanya memang membawa perdebatan.

Ketua KPU RI, Arief Budiman pun menuturkan bahwa kampanye didalam instansi pendidikan khususnya kampus atau perguruan tinggi itu ada bagusnya namun saat ini Undang-Undang yang berlaku melarang aktivitas tersebut.

"Mereka itu generasi apatis tapi bukan apatis buta makanya dalam hati kecil saya, senang kalau dikampus ada kampanye," katanya dalam acara Talkshow 'Pemilu di Era Teknologi Digital: Peluang dan Tantangannya' di Fisipol UGM, Sabtu (20/10/2018).

Pihaknya menilai kampus adalah tempat yang ideal untuk berdiskusi dan bertukar pikiran.

Selain itu, anak muda yang ada di lingkungan kampus berpotensi menjadi agent social untuk menularkan informasi kepada masyarakat.

Baca: KPU RI Gelar Talkshow di UGM, Bahas Peluang dan Tantangan Pemilu di Era Teknologi Digital

"Justru di kampus banyak orang, banyak anak muda yang mana setelah mereka mendapat informasi dan begitu keluar, dia menjadi agen sosialisasi yang seketika itu otomatis langsung bekerja menyampaikan informasi tersebut kemana-mana," lanjutnya.

Namun pihaknya menekankan bahwa saat ini undang-undang melarang hal tersebut sehingga sebagai warga negara dan penyelenggara negara ia harus tunduk dan patuh terhadap undang-undang yang berlaku.

"Tapi karena Undang-undang melarang maka tidak boleh kampanye di dalam kampus, tapi dialog politik, diskusi politik, diskusi pemilu, dialog pemilu itu dipersilahkan," tegasnya.

Generasi ini, lanjut Arief, sebenarnya cenderung suka menyampaikan informasi baru kepada orang lain.

Selain itu, karakteristik anak muda dalam hal ini milenial cenderung dapat mengakses informasi melalui teknologi informasi dengan cepat.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved