Breaking News:

Yogyakarta

Mengintip Ratusan Koleksi Otomotif Kuno di Museum Merpati Yogyakarta

Di museum yang berlokasi di di Jalan KH Ahmad Dahlan No 88 ini, setidaknya ada 300 unit motor kuno, 500 unit sepeda dan 60 unit mobil.

Penulis: rid | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida Pertana
Koleksi sepeda kayu kuno dari berbagai jenis dan merek di Museum Merpati 

Mengingat saat itu, tepatnya di tahun 1989 harga Harley Davidson masih berkisar Rp2,5 juta.

Merasa kurang yakin bahwa sepeda motor itu didapatkan dari Indonesia, pria yang murah senyum ini mengecek ke beberapa tempat khususnya pelabuhan.

Di tempat tersebut akhirnya ia mendapati bahwa setiap harinya banyak kontainer bermuatan sepeda motor kuno dari Indonesia dengan tujuan luar negeri.

"Waktu itu saya berpikir, kalau caranya gini bisa habis (Motor kuno di Indonesia) dan kalau tidak diselamatkan nanti Indonesia malah tidak punya. Karena itu saya mulai memborong motor kuno tahun 1989, pertama beli Harley Davidson Sportster 1959 harga Rp5 juta. Dari situ saya beli terus sampai banyak sekarang untuk menyelamatkan asetnya Indonesia," katanya, Selasa (11/9/2018).

Dilanjutkan pria yang memiliki usaha showroom kendaraan bermotor dan restoran ini, upaya mendapatkan sepeda motor itu tidaklah semudah yang dibayangkan.

Mengingat Handoko harus mendatangi penjual sepeda motor kuno satu persatu hingga Jakarta, Surabaya, Malang hingga luar negeri.

Dalam perburuannya, Handoko hanya membeli sepeda motor kuno yang hanya diproduksi terbatas, pernah mencapai puncak kejayaan di jamannya serta sepeda motor legendaris.

Dikatakan legengaris karena pernah digunakan untuk keperluan khusus seperti militer, dan pernah dimiliki serta dikendarai orang-orang penting.

"Paling susah cari motor (Kuno) yang hanya diproduksi sedikit," ujarnya.

Namun, dari perburuan sepeda motor kuno yang dilakukannya, Handoko akhirnya memiliki jenis sepeda motor buatan Jepang, Eropa, Amerika, Jerman.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved