PSIM Yogyakarta
Striker PSIM Yogyakarta Terhindar dari Cedera Lutut
Cedera lutut memang menjadi satu dari beberapa momok menakutkan bagi para atlet, lantaran diperlukan waktu cukup lama untuk penyembuhan.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pertandingan antara PSIM Yogyakarta menghadapi Madura FC, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (16/10/2018), baru saja digulirkan.
Namun, memasuki detik ke 40, secara mengejutkan.
Tuan rumah mencetak gol cepat, sekaligus mengungguli tamunya itu.
Baca: Bona Apresiasi Beri Apresiasi Atas Perjuangan Gigih Penggawa PSIM Yogyakarta Musim Ini
Adalah ismail Haris, yang berhak mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari sepakan keras Supriyadi yang ditepis Sukasto Efendi, Ismail yang berdiri bebas, dengan jeli memanfaatkan bola liar di mulut gawang dan menggetarkan jala Madura FC.
Gol tersebut, menjadi torehan ke 8 bagi Ismail, di sepanjang Liga 2 2018, sekaligus menasbihkan dirinya sebagai top skor di skuat Laskar Mataram.
Peluang menambah gol sebenarnya terbuka lebar, mengingat PSIM tampil impresif dalam laga pamungkas itu.
Namun sayang, memasuki menit 24, sebuah terjangan keras seorang pemain belakang Madura FC, terlihat mengenai kaki kanan Ismail secara telak.
Terang saja, talenta bernomor punggung 90 itu langsung tergeletak di tengah lapang dan mengerang kesakitan.
Setelah mendapat perawatan dari tim medis, Ismail dinyatakan tak sanggup lagi melanjutkan laga.
Praktis, posisinya kemudian digantikan oleh Rifky Suryawan.
Dengan begitu, koleksi gol pemuda kelahiran Gowa tersebut, dipastikan terhenti di angka 8 saja.
"Beruntungnya yang dihajar itu pas di bawah lutut. Sedikit lagi kena lutut. Hampir saja. Awalnya, aku kira yang kena itu lututku. Tapi memang terasa sakit sekali," katanya pada Tribunjogja.com.
Ya, cedera lutut memang menjadi satu dari beberapa momok menakutkan bagi para atlet, lantaran diperlukan waktu cukup lama untuk penyembuhan.
Namun, eks Persiba Balikpapan itu mengaku, sejauh ini, kondisinya mulai membaik, meski harus istirahat untuk sementara.
"Alhamdulillah, sudah sedikit mendingan, cuma ada pembengkakan di otot kaki sebelah kanan, sampai sekarang juga masih agak terasa. Untuk tiga hari ini, disuruh rajin kompres es dulu, nanti baru dilihat lagi kondisinya," ucapnya.
Dengan penampilan apiknya di sepanjang musim ini, nama Ismail pun sempat dihubung-hubungkan dengan beberapa klub yang lolos ke babak 8 besar Liga 2 2018.
Baca: PSIM Yogyakarta Tutup Musim dengan Kemenangan Usai Tumbangkan Madura FC
Terlebih, Laskar Mataram dipastikan finish di peringkat 6 dan gagal melaju ke fase berikutnya.
Walau begitu, untuk saat ini, talenta 28 tahun tersebut mengaku tidak terlalu memikirkan tawaran dari sejumlah klub itu, lantaran ingin fokus untuk pemulihan cedera.
Terlebih, ia masih terikat kontrak dengan manajemen PSIM, yang masih berlaga di Piala Indonesia.
"Kalau masalah tawaran dari klub-klub itu, saya tidak terlalu memikirkan ya. Kalau memang ada yang tertarik, biar berhubungan dengan manajemen dulu," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bobol-gawang-persiba-balikpapan-pemain-psim-ini-tak-mau-jadikan-pangggung-pembuktian_20180918_092810.jpg)