Kulonprogo

Penghuni Rumah Relokasi Magersari Tetap Jadi Prioritas

Pemkab Kulonprogo tetap akan berupaya memprioritaskan warga terdampak pembangunan NYIA di Temon dalam program pemberdayaan dan kesempatan kerja.

Penghuni Rumah Relokasi Magersari Tetap Jadi Prioritas
IST
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo tetap akan berupaya memprioritaskan warga terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon dalam program pemberdayaan dan kesempatan kerja.

Termasuk juga bagi warga yang menempati hunian relokasi magersari sekalipun sudah pindah kependudukan.

Baca: Bangun Hunian Relokasi Magersari Tahap Kedua, Pemkab Kulonprogo Mengharapkan Dana CSR AP I

Hal itu diungkapkan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, Selasa (16/10/2018) menyikapi keengganan sebagian warga terdampak NYIA penghuni rumah relokasi magersari di Kedundang untuk peindah kependudukan ke desa tersebut.

Ia memahami kekhawatiran warga tersebut yang takut kehilangan hak pemberdayaan maupun bantuan dari pemrakarsa NYIA bila sudah pindah Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Namun, ia memastikan bahwa mereka akan tetap teridentifikasi oleh pihak terkait sebagai warga terdampak dari Desa Palihan, Glagah, ataupun Sindutan meski sudah pindah KTP ke Kedundang.

Terutama jika ada program pemberdayaan maupun pembukaan lowongan kerja.

"Siapa yang ngga ngerti kalau warga di magersari ini (hasil) relokasi? Kan semuanya ngerti. Kami memprioritaskan kalau nanti ada kesempatan kerja atau apapun," kata Hasto pada Tribunjogja.com.

Seperti diketahui, ada 43 kepala keluarga (KK) terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang kini menempati hunian relokasi magersari tersebut sejak beberapa bulan silam.

Mereka berasal dari Desa Palihan dan Glagah.

Namun, sebagian warga tersebut enggan pindah status kependudukan lantaran khawatir kehilangan haknya atas pemberdayaan yang dijanjikan pihak pemrakarsa NYIA, PT Angkasa Pura I.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved