Sleman

Pusaka Tombak Kyai Turun Sih Dijamas di Rumah Dinas Bupati Sleman Pagi Ini

Prosesi jamasan atau memandikan pusaka tersebut dilakukan menggunakan air kembang setaman, sesajian, serta kemenyan.

Pusaka Tombak Kyai Turun Sih Dijamas di Rumah Dinas Bupati Sleman Pagi Ini
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Prosesi jamasan pusaka Tombak Kyai Turun Sih di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (08/10/2018) pagi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pusaka Tombak Kyai Turun Sih milik Pemerintah Kabupaten Sleman menjalani ritual Jamasan pada Senin (08/10/2018) pagi.

Ritual tersebut dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Prosesi jamasan atau memandikan pusaka tersebut dilakukan menggunakan air kembang setaman, sesajian, serta kemenyan.

Seluruh proses dilakukan oleh para abdi dalem Keraton Yogyakarta yang menetap di Sleman.

Menurut Ketua Paguyuban Abdi Dalem Kabupaten Sleman Probowibowo, ritual Jamasan ini merupakan agenda tahunan.

"Kegiatan ini kita gelar setiap bulan Suro menurut penanggalan kalender Jawa," kata Probowibowo saat ditemui di lokasi.

Proses jamasan juga dilakukan dengan membersihkan ujung tombak dengan air jeruk nipis.

Cairan tersebut berguna untuk menghilangkan karat di bagian pisau tombak.

Lewat jamasan ini, Probowibowo berharap tradisi tetap terjaga sebagai bagian dari adat dan kebudayaan yang ada di DIY.

"Ini juga menjadi simbol harapan agar ke depannya masyarakat Sleman menjalani hidup lebih baik lagi," ujar Probowibowo.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved