Lafaz Doa Menyambut Bulan Safar Beserta Artinya, Memohon Agar Terhindar dari Segala Keburukan

Bulan Safar biasanya identik dengan kesialan. Bulan Safar kerap diyakini penuh bencana, musibah, kenahasan, dan sebagainya.

DakwahUii.com
Bulan Safar 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebentar lagi bulan Muharram 1440 Hijriyah bakal berakhir.

Setelah itu tibalah bulan kedua dalam kalender Islam, yakni Safar.

1 Safar 1440 Hijriyah di 2018 ini bertepatan pada Rabu (10/10/2018).

Itu berarti, kedatangan bulan Safar 1440 Hijriyah tinggal dua hari lagi.

Bulan Safar biasanya identik dengan kesialan.

Bulan Safar kerap diyakini penuh bencana, musibah, kenahasan, dan sebagainya.

Baca: Live Video Streaming Persija vs Perseru di Liga 1 2018 via Vidio.com Kick Off Jam 16.00 WIB

Baca: Tata Cara Pendaftaran CPNS 2018, Begini Caranya Mengisi Info Lokasi Lahir di SSCN.BKN.GO.ID

Baca: Viral Video Khabib Nurmagomedov Kecil Berlatih Gulat dengan Beruang

Walau itu hanya mitos yang sangat diyakini sebagian besar umat Islam Indonesia, namun pada kenyataannya bulan Safar tetaplah seperti bulan-bulan lainnya.

Rasulullah SAW selalu membantah berbagai mitos jelek yang berkembang terkait bulan Safar ini.

Walau begitu, tak ada salahnya kita sebagai umat Islam selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT terhadap segala macam musibah.

Sebab, musibah bisa terjadi kapan saja, tak hanya di bulan Safar.

Menghadapi kesulitan seperti ini, Islam mengajarkan kita untuk banyak berzikir agar terhindari dari masalah.

Jika sedang mengalami musibah, zikir ini bisa juga untuk menyudahi kesusahan tersebut.

Dihimpun dari berbagai sumber, menjelang bulan Safar kita dianjurkan untuk berdoa, memohon kepada Allah agar kita sekeluarga dihindarkan dari segala keburukan bulan Safar.

Berikut ini doa menyambut bulan Safar beserta artinya.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَعُوْذُبِا اللهِ مِنْ شَرِّ هَذَا الزَّمَانِ وَأَهْلِهِ. وَأَعُوذُبِجَلاَلِكَ وَجَلاَلِ وَجْهِكَ وَكَمَالِ جَلاَلِ قُدْسِكَ أَنْ تُجِيْرَنِي وَوَالِدَيَّ وَأَوْلاَدِيْ وَأَهْلِي وَأَحِبَّائِي. وَمَا تُحِيْطُ شَفَقَّهُ قَلْبِي مِنْ شَرِّ هَذِهِ السَّنَةِ وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ فِيْهَا. وَاصْرِفْ عَنِّي شَرَّ شَهْرِ صَفَرَ. يَا كَرِيْمَ النَّظَرِ وَاخْتِمْ لِيْ فِي هَذَا الشَّهْرِ وَالدَّهْرِ بِاالسَّلاَمَةِ وَالعَافِيَةِ وَالسَّعَادَةِ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَأَوْلاَدِيْ وَلِلأَهْلِيْ. وَمَا تُحُوْطُهُ شَفَقَّهُ قَلْبِيْ وَجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.

“Aku berlindung dengan Allah dari kejahatan waktu ini dan penduduknya, dan aku berlindung dengan keagunganMU, Keagungan ZatMU dan Kesempurnaan Keagungan KesucianMU, agar menjauhkan diriku, kedua orang tuaku, anak-anakku, keluargaku, orang-orang yang aku sayangi dan sesiapa yang hatiku kasih kepadanya, dari keburukan tahun ini, dan selamatkanlah aku daripada kejahatan yang telah ENGKAU tetapkan dalam tahun ini dan jauhkanlah daripadaku keburukan bulan safar, wahai Allah Yang Mulia pandangan rahmatNYA dan tutuplah pada bulan dan saat ini dengan keselamatan, afiah dan kebahagiaan kepadaku kedua orang tuaku, anak-anakku dan sesiapa yang hatiku kasih kepadanya dan seluruh orang Islam.” (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved