20 Orang Tewas dalam Kecelakaan Mengerikan Limosin Rombongan Pesta Ultah

Kecelakaan mengakibatkan 18 orang penumpang limosin meninggal dunia, serta dua orang lainnya yang meninggal dunia yakni pejalan kaki.

20 Orang Tewas dalam Kecelakaan Mengerikan Limosin Rombongan Pesta Ultah
ABC News
Kecelakaan mengerikan limosin di New York, menewaskan 20 orang 

TRIBUNJOGJA.com, NEW YORK - Sebuah mobil limosin yang membawa empat saudara perempuan, kerabat dan teman-teman lain mengalami kecelakaan mengerikan pada Sabtu (6/10/2018) sekitar pukul 2 siang kemarin waktu setempat. Mobil limosin yang membawa rombongan perayaan ulang tahun ini gagal berhenti di pertigaan jalan di dekat toko Apple Barrel di daerah Schoharie, New York.

Mobil yang gagal berhenti ini langsung menabrak sebuah mobil SUV yang terparkir di pinggir jalan. Akibatnya sangat fatal, 18 orang yang berada dalam limosin meninggal dunia, serta dua orang lainnya yang meninggal dunia yakni pejalan kaki.

Otoritas transportasi AS menyebutkan ini merupakan kecelakaan terparah selama lebih dari satu dekade.

Kepolisian Negara Deputi Pertama Inspektur Christopher Fiore, saat menggelar jumpa pers di Latham, New York pada Minggu (7/10/2018) kemarin, menerangkan bahwa limosin Ford Excursion 2001 itu melaju ke barat daya di Rute 30 di Schoharie, sekitar 270 kilometer utara New York City, ketika gagal berhenti pada jam 2 siang.

Mobil itu melintas di jalan dan menabrak sebuah SUV yang diparkir di depan Apple Barrel Country Store hingga menewaskan pengemudi limusin, 17 penumpang, dan dua orang di luar kendaraan.

Kecelakaan itu "terdengar seperti ledakan," kata Linda Riley, dari Schenectady di dekatnya, yang sedang dalam perjalanan belanja dengan saudara-saudara perempuannya.

Dia berada di mobil lain yang diparkir di toko, saat menyaksikan mayat bergelimpangan dan mendengar orang-orang mulai berteriak.

Sementara itu Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) menegaskan kecelakaan itu merupakan kecelakaan transportasi paling mematikan sejak Februari 2009, ketika Colgan Air Flight 3407 jatuh di Buffalo, New York, menewaskan 50 orang.

Dan itu tampaknya kecelakaan kendaraan darat paling mematikan sejak kecelakaan bus yang mengangkut pasien panti jompo yang terbakar di Texas 2005, menewaskan 23 orang.

Pada konferensi pers, NTSB belum mengungkap berapa kecepatan limosin itu ketika kecelakaan, atau apakah penumpang limo mengenakan sabuk pengaman.

Pihak berwenang juga belum merilis nama-nama korban atau berspekulasi tentang apa yang menyebabkan limosin itu melanggar tanda larangan berhenti.

Dan kecelakaan mengerikan ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)

Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved