Piala Ismangoen 2018

Piala Ismangoen 2018, Gairahkan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di DIY

Piala Ismangoen 2018, Gairahkan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di DIY.

Piala Ismangoen 2018, Gairahkan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di DIY
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Peserta turnamen Piala Ismangoen 2018 tengah berebut bola dalam pertandingan yang digelar di Stadion Madya Pancasila, UGM, Jumat(5/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Turnamen sepakbola anak usia 10 tahun dan 12 tahun bertajuk Ismangoen Cup 2018 resmi digulirkan di Stadion Madya Pancasila UGM, Yogyakarta, Jumat (5/10/2018) pagi.

Turnamen yang diikuti total 64 tim dari Sekolah Sepak Bola (SSB) se Jawa-Sumatera ini diprediksi akan menyuguhkan persaingan yang kompetitif hingga laga final pada, Minggu (7/10/2018) mendatang.

Public Relations Piala Ismangoen, Ixan Pranoto mengatakan bertransformasinya SSB menjadi sebuah Akademi Sepak Bola berimbas pada makin meningkatnya kualitas bibit-bibit pesepakbola di Indonesia.

"Ketika SSB bertransformasi menjadi Akademi Sepak Bola, pemain yang tergabung di dalamnya merupakan pemain-pemain pilihan hasil seleksi yang ditempa dalam asrama kepelatihan," ungkap Ixan.

Baca: Dapat Hadiah Penalti, Kalteng Putra Unggul Sementara atas PSIM Yogyakarta

Ismangoen Cup pun makin kompetitif, pasalnya beberapa tim tercatat pernah ambil bagian di turnamen berlevel internasional, seperti Diklat Merden Banjarnegara dan Astam Tangerang Selatan.

"Jadi tuan rumah SSB GAMA sebagai juara bertahan U-12 akan mendapat tantangan yang ketat untuk bisa mempertahankan tropi," kata Ixan.

"Target kami tak hanya sukses prestasi, namun juga sukses sebagai penyelenggara," imbuhnya.

Lebih lanjut, mengenai persaingan di KU-10, Ixan mengatakan lebih sulit ditebak. Pasalnya, pada kelompok umur tersebut rata-rata merupakan even perdana bagi siswa SSB dan juara tiap tahun pun silih berganti.

"Harapannya di tahun tahun mendatang peserta tak hanya mencakup Jawa-Sumatera saja, namun bisa lebih luas lagi," pungkasnya.

Baca: MotoGP Thailand 2018 - Jorge Lorenzo Kecelakaan saat Free Practice 2, Motornya pun Patah Jadi Dua

Apresiasi turut disampaikan Ketua Asprov PSSI DIY, Bambang Kuncoro yang berharap festival sepak bola anak Piala Ismangoen bisa menjadi salah satu ajang pencetak generasi emas pemain timnas Indonesia kedepan.

Terlebih menurutnya, Piala Ismangoen telah berlangsung rutin dalam lima tahun kebelakang.

"Kami sangat mengapresiasi dan berharap besar bahwa Piala Ismangoen bisa berjalan semakin baik di tahun-tahun kedepan. Semoga juga akan muncul pemain-pemain berbakat yang bisa menjadi generasi emas pesepakbola Indonesia tahu -tahun kedepan," ungkapnya.

Secara khusus, Bambang juga menyampaikan apresiasi pada Prof Ismangoen dan dr Hadianto Ismangoen yang dinilai memiliki perhatian luar biasa pada sepakbola di DIY.

"Kita doakan Prof Ismangoen dan dr Antok (Hadianto Ismangoen) agar diterima di sisi Allah sesuai amal ibadahnya. Beliau berdua bersama PS Gama yang salah satu klub sepakbola paling tua di DIY punya concern khususnya untuk sepakbola usia dini," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved