Kota Yogya

Sudah 2 Musim Kemarau, Air Sumur di Gedongtengen Tak Dapat Disedot

Debit air yang berkurang serta tempat tinggalnya yang dikelilingi oleh hotel membua warga hanya mengandalkan air PDAM yang debitnya sangat sedikit.

Sudah 2 Musim Kemarau, Air Sumur di Gedongtengen Tak Dapat Disedot
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM – Sudah dua musim kemarau ini, air sumur yang ada di rumah Suwartini (68) tidak dapat di sedot airnya.

Debit air yang berkurang serta tempat tinggalnya yang dikelilingi oleh hotel membuatnya hanya mengandalkan air PDAM yang debitnya sangat sedikit.

Suwartini merupakan warga Pajeksan, RT 041/011, Sosromenduran, Gedongtengen yang banyak dikelilingi hotel.

Jarak hotel yang paling dekat dengan rumahnya hanya sekitar 30 meter.

Di dalam aktivitas sehari-harinya, guna mendapatkan air untuk mandi dan mencuci dia mengandalkan air sumur dan PDAM.

Dia mengaku jika mengandalkan PDAM saja, sangatlah kerepotan.

Pasalnya harus menunggu lama untuk bisa mengisi bak mandi.

“Kalau hanya mengandalkan air PDAM sangatlah kerepotan. Sudah dua musim kemarau ini sumur tidak keluar air. Solusinya harus menambah kedalaman pipa jika ingin mendapatkan air dari sumur,” keluhnya pada Tribunjogja.com.

Saat ini, kedalaman pipa yang dimiliki Suwartini mencapai 9,5 meter.

Jika dia ingin mendapatkan air harus menambah kedalaman pipa 8 meter lagi.

Halaman
1234
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved