Dugaan Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Prabowo Ingin Bertemu Kapolri

Prabowo menegaskan, pihaknya akan menemui Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian terkait kasus yang dialami Ratna.

Dugaan Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Prabowo Ingin Bertemu Kapolri
twitter.com/fadlizon
Prabowo Subianto dan Ratna Sarumpaet 

TRIBUNJOGJA.COM - Dugaan penganiayaan yang menimpa Ratna Sarumpaet, anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kembali menaikkan tensi politik menjelang Pilpres 2019.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto pun ikut bicara mengenai dugaan penganiayaan ini. Prabowo menegaskan, pihaknya akan menemui Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian terkait kasus yang dialami Ratna.

Baca: Prabowo Sebut Ada Motif Politik di Balik Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Menurut Prabowo, kasus kekerasan yang dialami oleh Ratna bukan yang pertama kali. Ia mencontohkan kasus persekusi yang dialami oleh Wakil Ketua Badan Pemenangnan Nasional (BPN), Neno Warisman.

Kemudian, ia juga menyinggung kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Saya bersama tokoh-tokoh dari badan pemenangan kita dari Koalisi Indonesia Adil Makmur berencana dalam waktu dekat untuk minta waktu menghadap Kapolri dan pejabat-pejabat lain untuk membicarakan masalah ini," kata Prabowo.

Baca: Polisi Pastikan Ratna Sarumpaet Ada di Klinik Kecantikan pada 21-24 September

Prabowo mengatakan, pasca-penganiayaan pada 21 September 2018 lalu, Ratna mengalami trauma sehingga ia enggan untuk melaporkan kasus tersebut ke polisi.

"Beliau dan keluarganya merasa terus terang saja ketakutan karena memang diancam terus-menerus bahkan sudah beberapa hari di rumah sakit dan lain sebagainya, tidak mau laporan karena hal itu," kata Prabowo.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Prabowo, Ratna sempat menceritakan kronologi penganiayaan yang dialaminya.

Kronologi Dugaan Penganiayaan

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang menuturkan, Ratna dianiaya oleh tiga orang pada 21 September 2018 lalu di sekitar Bandara Husein Saatranegara, Bandung, Jawa Barat.

Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon
Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon (twitter.com/fadlizon)
Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved