Netanyahu Klaim Israel Berhasil Temukan Gudang Rahasia Proyek Nuklir Iran

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu membeberkan klaim intelijen negaranya terkait keberadaan gudang rahasia di Iran

Netanyahu Klaim Israel Berhasil Temukan Gudang Rahasia Proyek Nuklir Iran
independent.co.uk
PM Israel Benyamin Netanyahu 

TRIBUNJOGJA.COM, NEW YORK - Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu membeberkan klaim intelijen negaranya terkait keberadaan gudang rahasia di Iran yang dipakai untuk pengembangan program nuklir.

Netanyahu mengungkapkan temuan versi mereka dalam pidato di sidang tahunan Majelis Umum PBB di New York, Kamis malam waktu setempat atau Jumat dini hari (28/9/2018) WIB. Penjelasan itu disertai foto-foto lapangan dan satelit lokasi dimaksud.

Menurut Netanyahu, gudang rahasia itu terletak beberapa kilometer dari lokasi yang pernah dibom jet tempur Israel beberapa tahun lalu. Ia menuduh, gudang itu dipakai untuk menyembunyikan material terkait program nuklir Iran.

Presiden Iran: Kami Tak Ingin Perang dengan Siapapun

"Hari ini, saya ungkapkan untuk pertama kali, Iran memiliki lokasi rahasia lain, gudang yang dipakai untuk menyimpan sejumlah besar material terkait program rahasia nuklir mereka," kata Netayahu di depan peserta sidang.

"Bulan lalu, mereka memindahkan 15 kilogram material radioaktif dari fasilitas ini," lanjutnya seraya mengatakan material radioaktif itu dibawa ke sekitar ibukota Teheran, dan bisa membahayakan penduduk setempat.

Turki Nyatakan Tak Akan Pernah Dukung Sanksi AS ke Iran

Masih menurut Netanyahu, gudang itu menyimpan lebih kurang 300 ton material yang ada kaitan dengan program nuklir Iran. "Mengapa Iran terus merahasiakan data nuklir dan gudang atom mereka," tanya Netanyahu yang dikenal tokoh zionis garis keras ini.

"Apa yang Iran sembunyikan, Israel akan menemukannya," ancam Netanyahu sembari meminta IAEA memeriksa fasilitas tersebut, dan beberapa instalasi lain yang datanya dimiliki Israel. "Sekali lagi, untuk semuanya, katakan yang sebenarnya tentang Iran," tandasnya.

Atas alasan itulah, Israel mengklaim melakukan segalla daya upaya dan di manapun untuk melawan agresi Iran. Termasuk menggelar aksi di Suriah, Lebanon, dan Irak. "Kami akan melakukan apapun untuk mellindungi negara dan rakyat kami," kata Netanyahu.

Teheran tidak segera merespon tuduhan serius Israel ini. Namun dalam banyak kesempatan sebelumnya, Iran membantah semua tuduhan dan klaim Israel ini. Menlu Iran Javad Zarif pernah membuat twit sarkastik terkait tuduhan Netanyahu.

Perdana Menteri itu tak hanya sekali ini membuat klaim dan tuduhan ke Iran. Akhir April lalu, Netanyahu memaparkan program nuklir Iran yang konon saat ini memasuki tahap pertama, dan dua tahap lagi akan menghasilkan senjata nuklir.

Javad menyebut Israel seperti bocah yang tak berhenti melolong-lolong seperti tangisan serigala. Ia membantah Iran melanjutkan program nuklir, dan tetap patuh pada kesepakataan nuklir Iran, yang kini telah ditinggalkan Washington.

Rabu lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mendapat kesempatan pidato di depan sidang Majelis Umum PBB, dan memuji sejumlah pemimpin dunia yang menolak aksi sepihak AS terhadap Iran.

Cepat atau lambat, Rouhani meyakini AS akan kembali ke meja perundingan dan kembali ke kesepakatan nuklir sebelumnya.(Tribunjogja.com/Sputnik/xna)

Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved