Pemilu 2018

Maju jadi Caleg DPD untuk Kelima Kalinya, GKR Hemas Ingin Wujudkan Generasi Istimewa Untuk Indonesia

Maju jadi Caleg DPD untuk Kelima Kalinya, GKR Hemas Ingin Wujudkan Generasi Istimewa Untuk Indonesia

Maju jadi Caleg DPD untuk Kelima Kalinya, GKR Hemas Ingin Wujudkan Generasi Istimewa Untuk Indonesia
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
GKR Hemas saat ditemui media di Kraton Kilen, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - GKR Hemas kembali maju dalam kontestasi politik untuk DPD RI perwakilan DIY periode 2019-2024. Ini merupakan keempat kalinya ia mengikuti pesta demokrasi.

GKR Hemas mengaku dalam setiap kali mengikuti kontestasi politik akan banyak sekali dinamika perubahan yang ada di masyarakat.

"Setiap mengikuti kontes politik pasti selalu ada perubahan dinamika, itu yang harus kita ikuti dan pelajari," katanya kepada Tribunjogja.com belum lama ini.

Baca: Dandim 0705/ Magelang Minta Anggota Jaga Netralitas Pada Pemilu 2019

Melihat dinamika tersebut, kali ini pihaknya pun dalam lima tahun mendatang ingin mewujudkan generasi istimewa untuk Indonesia. Ini merupakan respon dari perkembangan penggunaan gadget dan teknologi yang sebegitu dahsyat berkembangnya di masyarakat.

Hemas menganggap generasi sekarang atau generasi zaman now yang lekat dengan gadget dan teknologi merepresentasikan generasi yang cerdas, kreatif dan inovatif perlu untuk dibimbing, dibina dan diarahkan agar kreativitas dan inovasinya dapat terarah dan bermanfaat untuk masyarakat.

"Hanya saja generasi sekarang lebih 'doyan' dengan gadget atau smartphone. Hal ini dikeluhkan banyak pihak karena dinilai terlalu melambung tinggi ke langit tetapi kurang menginjak ke bumi. Mereka lebih senang budaya asing dibanding budaya sendiri. Ini yang menjadi kehawatiran kita bersama," terang Hemas.

Baca: Bawaslu Waspadai Money Politics, Kulonprogo dan Gunungkidul Jadi Perhatian

"Oleh karena itu, saya mengusulkan generasi istimewa, yakni generasi yang mampu berfikir, berkreasi dan berinovasi global tetapi tetap berkarakter lokal (jatidiri bangsa sendiri)," lanjutnya.

Hemas pun ingin menwujudkan generasi layaknya kutipan istilah jawa yakni sawiji greget, sengguh ora mingkuh.

"Karakter inilah yang sesungguhnya kita butuhkan dalam rangka membangun generasi istimewa, dari Yogya untuk Indonesia," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved