Sehari Hasilkan 500 Meter Kubik Sampah, DLH Sleman Gencar Sosialisasi

Di Kabupaten Sleman, sekitar 500 meter kubik sampah dihasilkan setiap harinya. ada beberapa titik yang dianggap sebagai pendulang

Sehari Hasilkan 500 Meter Kubik Sampah, DLH Sleman Gencar Sosialisasi
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Dewasa ini, masalah terkait pengelolaan sampah seperti tak ada habisnya. Di Kabupaten Sleman, sekitar 500 meter kubik sampah dihasilkan setiap harinya.

Dari jumlah tersebut, ada beberapa titik yang dianggap sebagai pendulang sampah terbanyak.

Karenanya, saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman terus menggencarkan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah.

M Sholeh, Koordinator lapangan UPT Pelayanan Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman mengatakan,

bahwa pihaknya memiliki sekitar 30 truk pengangkut sampah yang setiap harinya bisa beroperasi 1-2 kali.

Baca: Cegah Konflik Manusia dan Beruang, Alaska akan Atur Sampah Sisa Makanan

Selain itu, dalam sehari truk-truk tersebut mengirim sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan sebanyak 40-45 kali.

"Biasanya paling banyak mengangkut sampah itu kalau awal pekan (Hari Senin), dan kebanyakan berupa sampah liar (Dibuang sembarangan)," katanya, Rabu (26/9/2018).

Sambungnya, Sholeh mengungkapkan bahwa ada enam transfer depo sampah yang menurutnya mendulang sampah terbanyak di Kabupaten Sleman.

Dikatakannya, keenam transfer depo itu masing-masing berada di Nogotirto, Tambakboyo, Nologaten, Klebengan, Pogung dan Dayu.

Baca: Rela Berjibaku dengan Berbagai Macam Sampah di Sungai, Ini Cerita Suka dan Duka Ulu-ulu di Jogja

"Perharinya 8 sampai 9 meter kubik sampah, itu saya kita angkut dalam tiga kali," ucapnya.

Selain keenam transfer depo tersebut, banyaknya sampah berasal dari sampah liar yang berada di beberapa tempat.

Karenanya pihaknya terus menggiatkan pengambilan sampah di tempat-tempat tersebut.

"Kalau sampah liar itu di depan transfer depo sampah Nogotirto, Sleman, Pogung dan Tridadi, yang Nogotirto itu bisa 4 sampai 5 meter kubik perharinya," katanya.(rid/tribunjogja.com)

Penulis: rid
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved