Berita PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Songsong Laga Krusial Kontra Persiwa Wamena

PSIM Yogyakarta Songsong Laga Krusial Kontra Persiwa Wamena Akhir Pekan Nanti.

PSIM Yogyakarta Songsong Laga Krusial Kontra Persiwa Wamena
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Pemain PSIM Yogyakarta, Hendri Satriadi berusaha melewati penjagaan pemain Persegres Gresik pada laga lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (9/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Laga krusial akan dilakoni PSIM Yogyakarta kontra tuan rumah Persiwa Wamena pada pekan ke-19 Liga 2 2018 di Stadion Bima Cirebon, Sabtu (28/9/2018) mendatang, dalam misi mengamankan posisi di kompetisi kasta kedua musim depan.

Bercokol di peringkat ke-7 klasemen Wilayah Timur dengan 25 poin, menurut Bona setidaknya butuh tambahan 3 poin demi mengamankan posisi dari kejaran pesaing terdekatnya yang kini tengah mencoba lepas dari jerat zona degradasi.

Kekalahan juru kunci Persiwa Wamena 1-3 dari Blitar United menurut Bona membuat peluang tim asuhan Suimin Diharja tersebut untuk lolos dipastikan tertutup.

Baca: Kompetisi Liga 1 Dihentikan, PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman Khawatir Berimbas ke Liga 2

Pasalnya, Persiwa Wamena hingga pekan ke-18 ini baru mengantongi 7 poin, sedangkan bila sanggup menyapu bersih empat laga sisa poin maksimal yang bisa didapat baru 19 poin. Sementara Persiba Balikpapan yang sementara bercokol di posisi ke-9 atau satu strip di atas zona degradasi telah mengantongi 20 poin hingga pada pekan ke-18.

"Persiwa otomatis tidak bisa mengejar torehan poin untuk lolos. Tim yang masih berpeluang lolos ialah Persegres Gresik apalagi di laga terakhir mereka draw lawan Madura FC. Tetap kita harus minimal menang 28 poin untuk aman," kata Bona.

"Persegres masih punya sisa dua laga kandang, dan dua laga tandang. Poin maksimal mereka 28 poin, maka dari itu kita antisipasi," imbuhnya.

Baca: Live Streaming MNC TV Timnas U-16 Indonesia vs India Piala AFC U-16 2018, Kamis 27/9 Pukul 19.00 WIB

Mengenai peluang lolos ke babak 8 besar, Bona mengatakan peluang tersebut pun masih terbuka bagi timnya.

"Peluang lolos terbuka, syaratnya kita bisa sapu bersih di sisa laga. Namun juga tergantung dari hasil pertandingan tim lain," ungkap Bona.

Sementara itu, menurut Bona kekuatan calon lawannya Persiwa Wamena tak berkurang meski tujuh penggawannya menerima sanksi Komdis PSSI usai melakukan penganiayaan di laga kontra Persegres Gresik lalu.

Ia pun meminta anak asuhnya tak jemawa meski tim yang dihadapi saat ini menyandang status juru kunci.

Baca: Liga 1 2018 Dihentikan Sementara Waktu, Ini 6 Langkah yang Akan Dilakukan PSSI

Berkaca di laga putaran pertama, PSIM Yogyakarta harus puas berbagi poin usai ditahan imbang 2-2 Persiwa Wamena di Stadion Sultan Agung, Bantul.

"Sebenarnya kita kasihan juga pada pemain Persiwa Wamena yang terkena hukuman karena hidup mereka juga bergantung pada sepak bola. Tapi semoga menjadi pembelajaran berharga bagi mereka," kata Bona.

"Persiwa Wamena saya rasa punya pemain lain, dan mereka tentunya mereka pemain pilihan karena bisa masuk ke tim dan punya kualitas. Di tangani Bang Suimin, saya rasa kekuatan mereka tidak terlalu terganggu, kita harus waspada," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved