Lestarikan Bahasa Jawa, Disbud Sleman Luncurkan Majalah Bahasa Jawa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman luncurkan Majalah dengan bahasa Jawa bernama Memetri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman

Lestarikan Bahasa Jawa, Disbud Sleman Luncurkan Majalah Bahasa Jawa
tribunjogja.com/rid
Suasana launching Majalah dengan bahasa Jawa bernama Memetri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman kemarin, Selasa (25/9). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, dalam hal ini Dinas Kebudayaan (Disbud) terus berupaya menjaga eksitensi budaya daerah, khususnya budaya Jawa.

Hal itu dibuktikan dengan diluncurkannya Majalah dengan bahasa Jawa bernama Memetri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman kemarin, Selasa (25/9).

Kepala Disbud Kabupaten Sleman, Aji Wulantara mengatakan, pemilihan nama Memetri bukan tanpa alasan.

Menurutnya, Menetri merupakan kepanjangan dari memasah endahing manah emut trapsilaning rasa ingwang.

Di mana jika diartikan dalam bahasa Indonesia memiliki makna yakni mengasah keindahan hati untuk membentuk jati diri manusia menuju perilaku dan budi pekerti yang luhur.

Lanjutnya, dengan terbitnya majalah tersebut, ia mengharap bahasa dan kebudayaan Jawa tidak terkikis oleh era globalisasi yang lekat dengan budaya barat.

"Majalah Memetri berisi berita Dinas, potensi seni dan tradisi, sastra, serta berbagai artikel. Selain itu, untuk tahun ini Memetri terbit dua kali," katanya.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutan yang dibacakan Asisten Sekda (Assek) I Bidang Pemerintahan Purwatno Widodo mengatakan, mengapresiasi dan mendunkung terbitnya majalah Memetri.

Diungkapkannya, bahwa bahasa Jawa merupakan salah satu aset bangsa yang harus dilestarikan keberadaannya.

Mengingat dari data UNESCO, bahasa Jawa sendiri menduduki urutan 18 dari 6.900 bahasa yang ada di dunia.

Selain itu, di dalam bahasa Jawa terkandung banyak hal untuk dijadikan pedoman hidup, seperti pelajaran tentang sopan santun, tuntutan untuk selalu mawas diri, merendah diri, dan bagaimana harus menghormati serta menghargai orang lain, terutama orang yang lebih tua dan berkedudukan lebih tinggi.

"Diterbitkannya Majalah Memetri merupakan bentuk upaya nyata Kabupaten Sleman untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa serta budaya Jawa," ujarnya.(rid/tribunjogja.com)

Penulis: rid
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved