Breaking News:

Dispar Buka Wacana Pemungutan Retribusi Pantai Glagah oleh Pihak Ketiga

Pemungutan retribusi objek wisata Pantai Glagah diwacanakan bakal digarap oleh pihak ketiga melalui mekanisme lelang.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pemungutan retribusi objek wisata Pantai Glagah diwacanakan bakal digarap oleh pihak ketiga melalui mekanisme lelang.
Cara ini diharapkan bisa mendongkrak angka pendapatan retribusi dari destinasi wisata andalan tersebut.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kulonprogo, Rohedy Goenoeng mengatakan wacana itu muncul setelah seorang petugas pos Tempat Pemunguran Retribusi (TPR) Pantai Glagah terkena operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar beberapa waktu silam.

Baca: Maskapai Asing Sudah Minta Slot Penerbangan di Bandara NYIA Kulon Progo

Pihaknya menilai perlu ada perubahan sistem pemungutan retribusi di pantai tersebut.

Apalagi, angka pendapatan dari retribusi pantai tersebut saat ini terbilang jenuh tanpa peningkatan signifikan.

Diketahui, pendapatan retribusi Pantai Glagah tidak lebih dari Rp2 miliar per tahun.

"Sudah ada petugas kena OTT tapi target retribusi tetap bertahan segitu. Pencapaian optimal diharapkan bisa terealisasi bila ada semangat baru dalam pengelolaannya, Bupati juga memberi arahan bahwa pengelolaan pariwisata bisa dilakukan oleh pihak ketiga,"jelas Goenoeng, Rabu (26/9/2018).

Pihaknya merencanakan mulai 2019 penarikan retribusi bisa dilakukan pihak ketiga yang ditunjuk sesuai lelang.

Kelompok wisata atau masyarakat yang sanggup memberi penawaran target retribusi tertinggi maka akan ditunjuk sebagai pengelolanya.

Pemenang lelang akan diumumkan secara transparan sejak tahap penawaran pendapatan hingga sistem pengelolaannya.

"Pemenang lkelang akan langsung bekerja maksimal supaya pendapatan bisa maksimal,"kata Goenoeng.(ing)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved