Bawaslu: Peserta Pemilu Tak Boleh Kampanye di Tempat Ibadah

Memasuki masa kampanye Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) mengingatkan seluruh pihak untuk tidak berkampanye di tempat ibadah.

Bawaslu: Peserta Pemilu Tak Boleh Kampanye di Tempat Ibadah
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Pelepasan burung perkutut dalam deklarasi kampanye damai di Bangsal Kepatihan DIY pada Minggu (23/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Memasuki masa kampanye Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) mengingatkan seluruh pihak untuk tidak berkampanye di tempat ibadah.

Apalagi saat ini baik pasangan calon (paslon) Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sama-sama telah mengantongi dukungan dari para tokoh agama.

"Pasti akan kami imbau, kami ingatkan. Dengan bantuan MUI, pengurus masjid untuk tidak memanfaatkan masjid sebagai media kampanye," kata Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Rabu (26/9/2018).

"Kita khawatir juga kalau itu (tempat ibadah) kemudian dimanfaatkan. Tapi kan fungsi-fungsi pencegahan akan kami maksimalkan," ujar Ratna.

Komisioner Bawaslu lainnya Mohamad Afifuddin mengatakan, dalam hal pengawasan tempat ibadah terkait aktivitas Pemilu akan dilihat unsur-unsur kegiatan yang dilakukan.

Sebab menurut Afif, tidak seluruh aktivitas Pemilu yang dilakukan di tempat ibadah bisa dikatakan sebagai kampanye. Kampanye merupakan kegiatan yang menyosialisasikan visi misi peserta pemilu serta citra diri.

"Kampanye kan ada unsur-unsurnya. Tidak setiap kegiatan di masjid juga kampanye, kan begitu. Nah itu yang kita lihat. Unsur-unsurnya, visi misinya, dan lain lain," tutur Afif.

Sementara itu, menurutnya, tidak ada masalah bagi seorang tokoh agama untuk menyatakan dukungannya bagi peserta pemilu, maupun tergabung sebagai anggota tim kampanye. Hal itu, menurut Afif, bagian dari strategi kampanye peserta pemilu. (Fitria Chusna Farisa)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu Tak Kampanye di Tempat Ibadah"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved