Sleman

Bupati Sleman dan DPRD Sleman Sepakati Perubahan PDAM Jadi Perumda

Perubahan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Tentang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman.

Bupati Sleman dan DPRD Sleman Sepakati Perubahan PDAM Jadi Perumda
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Penandatanganan Perda yang disepakati oleh DPRD Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman, Senin (24/09/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - DPRD Sleman resmi mengetok palu diubahnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

Perubahan tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Tentang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman.

Saat Rapat Paripurna, Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta, mengatakan bahwa seluruh fraksi telah menyetujui Perda tersebut, namun dengan sejumlah catatan.

"Perkembangan air minum dalam kemasan (AMDK) Daxu harus lebih gencar lagi. Pemkab juga perlu bernegosiasi dengan PDAM Kota Yogyakarta terkait sumber mata air," papar Haris pada Senin (24/09/2018) di DPRD Sleman.

Perubahan status ini juga diikuti dengan perubahan nama PDAM Sleman.

Nama sebelumnya yaitu PDAM Tirta Dharma berubah menjadi Tirta Sembada, sesuai motto Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, dalam sambutannya menyatakan perubahan ini juga sudah sesuai dengan Undang-undang, di mana sejumlah perusahaan milik daerah perlu diubah statusnya.

"Kami harap dengan perubahan status ini, warga Sleman bisa mendapatkan pelayanan terbaik," kata Purnomo.

Usai ketok palu, acara diisi dengan penandatanganan Perda oleh Sri Purnomo selaku Bupati Sleman dan Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved