Seperti Kembar Siam, Ular Tembaga Berkepala Dua Ditemukan Warga di Belakang Rumah

Ular berkepala dua langka terjadi, bisa menyerang. Ular berkepala dua berkembang sama halnya dengan kembar siam,

Seperti Kembar Siam, Ular Tembaga Berkepala Dua Ditemukan Warga di Belakang Rumah
Virginia Department of Game and Inland Fisheries
Ular tembaga berkepala dua diperiksa di Wildlife Center of Virginia di Waynesboro 

TRIBUNJOGJA.COM - Ular berkepala dua ditemukan di belakang rumah oleh seorang warga di Woodbridge, Virginia. Disebutkan ular tembaga berkepala dua tampak seperti kembar siam.

Saat foto ular itu beredar viral, banyak yang tak percaya dengan kebenaran hal tersebut.

Tribunjogja.com melansir dari Daily Mail, saat ini ular yang mengalami kelainan itu dipantau oleh herpetologis negara, setelah diperiksa di Wildlife Center of Virginia di Waynesboro.

Seorang juru bicara dari rumah sakit hewan itu mengatakan, kepala kiri ular lebih dominan dan aktif dalam menerima respon terhadap stimulus.

Baca: 9 Peristiwa Serbuan Ular Paling Menggemparkan yang Bisa Bikin Kamu Merinding

Baca: Bikin Geger Petugas Rumah Sakit, Seorang Wanita Datangi UGD Sambil Tangannya Dililit Ular Berbisa

Foto Radiografi mengungkapkan bahwa ular itu memiliki dua trakea, di mana yang kiri lebih berkembang, dua esophagus (yang kanan lebih berkembang), satu hati dan satu set paru-paru.

"Berdasarkan anatomi, akan lebih baik bagi kepala kanan untuk makan, tetapi itu mungkin menjadi tantangan karena kepala kiri tampak lebih dominan," jelas sumber tersebut.

Pecinta reptil di Virginia justru tertarik untuk membeli hewan langka itu.

Ular tembaga berkepala dua
Ular tembaga berkepala dua (Virginia Wildlife Management and Control)

Baca: Seorang Balita Dibiarkan Bermain dengan Ular Kobra, Tak Menyerang Meski Dipukul-pukul

Baca: Ular Piton 7 Meter Tergeletak Lemas Perutnya Membesar, Warga Ketakutan Dikira Memangsa Manusia

Namun, ular itu dipastikan akan dipantau negara terlebih dahulu untuk saat ini.

"Ular berkepala dua liar sangat langka. Mereka tidak hidup selama itu. Ahli herpetologi akan terus memantau ular itu; jika bertahan, kemungkinan akan ditempatkan di fasilitas pendidikan," tambah sumber itu.

National Geographic juga melaporkan bahwa ular berkepala dua sangat langka dan sulit untuk bertahan hidup.

Kelainan genetik itu dapat menghambat ular untuk menangkap mangsa.

Indra penciuman ular sangat baik.

Jika satu kepala menangkap aroma mangsa di kepala yang lain, maka ia bisa melakukan serangan atau menyerang dan mencoba menelan kepala kedua.

Ular tembaga itu ditemukan warga di belakang rumah. Ular berkepala dua itu sulit dipercaya karena sangat langka terjadi.

Ular berkepala dua berkembang sama halnya dengan kembar siam, terjadi ketika embrio tidak terbagi menjadi dua.

Baca: Penampakan Sarang Ular Piton Berisi Belasan Telur di Hutan yang Terbakar

Di jejaring sosial, beberapa warganet mengaku tak percaya dengan kejadian langka ini. (say/tribunjogja.com)

Penulis: say
Editor: ose
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved