Breaking News:

Truk Berisi Ratusan Jenazah Korban Kartel Narkoba Meksiko Terkatung-katung

Hampir 300 jenazah tak dikenal yang terkait kasus kekerasan disimpan dalam kontainer berpendingin setelah kamar mayat tak mampu lagi menampung

Editor: Mona Kriesdinar
AFP / ULISES RUIZ
Truk membawa kontainer berpendingin yang berisi 273 jenazah tak dikenal melintasi jalanan di kota Guadalajara, Meksiko 

TRIBUNJOGJA.com, MEKSIKO - Pemerintah negara bagian di Meksiko memecat sejumlah pejabat kota yang dianggap telah gagal mengurus ratusan jenazah tak dikenal.

Hampir 300 jenazah tak dikenal yang terkait kasus kekerasan disimpan dalam kontainer berpendingin setelah kamar mayat yang dikelola kota tak mampu lagi menampung.

Kontainer berisi 273 jenazah itu bahkan berkali-kali dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain karena mendapat penolakan dari warga akibat bau busuk dan risiko kesehatan.

Pejabat kota Gualadajara yang dipecat yakni seorang jaksa, Raul Sanchez. Sebelumnya pada awal pekan, kepala penyelidik forensik negara bagian, Luis Octavio Cotero, juga telah diberhentikan.

"Saya tidak ingin mentoleransi kesalahan seperti ini, yang mengejutkan dan menakuti opini publik," kata Gubernur Negara Bagian Jalisco, Aristoteles Sandoval, dilansir AFP, Kamis (20/9/2018).

Pejabat kota awalnya menyebut jumlah jenazah yang ditempatkan dalam kontainer berjumlah 157, namun kemudian meningkat menjadi 273 pada Rabu (19/9/2018).

Media lokal menyiarkan cuplikan dari kontainer yang terbuka dengan tumpukan jenazah dalam kantong hitam dan petugas yang mengenakan sepatu bot putih berjalan di antara jenazah-jenazah tersebut.

Petugas mengumumkan bahwa jenazah-jenazah itu merupakan korban kejahatan dengan kekerasan.

Berdasarkan hukum di Meksiko, jenazah korban kekerasan yang tidak teridentifikasi dilarang untuk dikremasi.

Otoritas berwenang kini tengah mencari solusi jangka panjang untuk masalah ini.

Sebelum dipecat, Cotero sempat mengatakan bahwa pemerintah negara bagian tengah mempersiapkan lokasi pemakaman untuk mengubur 800 jenazah tak dikenal di luar Guadalajara.

Sejak pemerintah mengerahkan pasukan militer untuk memerangi kartel narkoba pada 2006, Meksiko telah dilanda gelombang kekerasan dan menyebabkan lebih dari 200.000 pembunuhan.

Tahun lalu, Meksiko mencatat sebanyak 28.702 korban pembunuhan. (*)

-

Artikel ini sudah ditayangkan kompas.com dengan judul Simpan 200 Lebih Jenazah Dalam Kontainer, Pejabat Kota Dipecat

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved