Tetangga Pak Eko Akhirnya Hibahkan Tanahnya untuk Akses Jalan

Eko Purnomo akan mendapatkan akses jalan masuk menuju rumahnya yang berlokasi di RT 005 RW 006, Pasir Jati, Ujung Berung, Kota Bandung

Tetangga Pak Eko Akhirnya Hibahkan Tanahnya untuk Akses Jalan
Instagram / seputarbandungcom
Rumah yang pernah ditinggali Eko Purnomo (37) diblokade rumah tetangga dari berbagai sisi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Eko Purnomo akan mendapatkan akses jalan masuk menuju rumahnya yang berlokasi di RT 005 RW 006, Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Hari ini pembongkaran pembuatan jalan dilakukan tim Gober kelurahan Pasir Jati yang dibantu warga.

Tanah yang dibongkar itu pun merupakan hibah dari tetangga Eko sendiri, yakni keluarga almarhum Imas. Adapun tanah yang dihibahkan selebar 1 meter dengan panjang 6 meter.

Tanah tersebut berada di pinggir kiri rumah almarhum Imas yang langsung menembus ke rumah Eko. Jalan alternatif ini dipilih lantaran rumah keluarga Imas berada tepat di belakang rumah Eko.

Salah satu putra alamarhum Imas, Agus Setiawan (37), mengatakan bahwa pihak keluarga menghibahkan tanahnya dengan niatan untuk menolong tetangganya tersebut.

"Secara kemanusian keluarga kami ingin menolong Pak Eko. Niatan kami hanya ingin menolong saja tidak ada yang lain. Kami tidak ingin tahu latar belakang apa yang terjadi, intinya kami ingin menolong saja," kata Agus yang ditemui di sela pembongkaran pembuatan akses jalan, Kamis (20/9/2018).

Rumah Eko Purnomo yang dikelilingi tembok rumah tetangga di Ujungberung, Kota Bandung.
Rumah Eko Purnomo yang dikelilingi tembok rumah tetangga di Ujungberung, Kota Bandung. (Dok Pribadi Eko Purnomo)

Agus mengaku tidak terlalu mengenal Eko secara pribadi, bahkan dia pun tidak pernah bertemu dengan Eko sebelumnya.

Meski begitu, Agus dan keluarganya berembuk ketika mengetahui ada kasus tersebut dan menyepakati untuk membantu memberikan jalan kepada Eko.

Keluarga alamarhum Imas merelakan 1x6 meter tanah dari total keseluruhan tanahnya seluas 119 meter persegi. "Yang diberikan 1x6 meter," tuturnya.

Pembuatan jalan ini harus menghancurkan pagar dan tembok rumahnya, karenanya Agus hanya meminta kepada pemerintahan setempat, setelah dibuatkan jalan itu agar kembali memperbaiki pagar dan tembok rumahnya ke semula.

"Nantinya saya hanya minta diperbaiki kembali saja benteng dan tembok rumah," katanya. (Agie Permadi)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Kata Tetangga Eko yang Hibahkan Tanahnya untuk Akses Jalan"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved