KPU DIY

KPU DIY Selenggarakan Validasi Rancangan DCT DPD RI Dapil DIY serta DPRD DIY

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY mengadakan Validasi Rancangan Daftar Calon Tetap (DCT) DPD RI Dapil DIY dan DPDR DIY.

Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan saat ditemui pada Rabu (19/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Validasi Rancangan Daftar Calon Tetap (DCT) DPD RI Dapil DIY dan DPDR DIY dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY di Hotel Sheraton Mustika pada Kamis (20/9/2018).

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan mengungkapkan jika pasca pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) beberapa saat lalu, ada beberapa perubahan yang terjadi dalam DCT.

Baik perubahan yang bersifat minor maupun cukup besar.

Baca: KPU DIY Akan Gelar Deklarasi Indonesia Menolak Hoax

"Pasca pengumuman DCS, ada beberapa perubahan yang harus kami tindaklanjuti. Ada yang sebagian berproses di Bawaslu melalui mediasi dan ajudikasi, harus kita masukkan ke DCT, yang tadinya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) menjadi Memenuhi Syarat (MS). Selain itu ada beberapa perubahan, sifatnya minor maupun cukup besar," ungkapnya pada Tribunjogja.com.

Hamdan mengungkapkan, perubahan-perubahan tersebut antara lain perubahan foto, penyingkatan nama, penambahan gelar dan yang lainnya yang telah diajukan ke KPU melalui surat resmi.

Sementara itu, Divisi Teknis KPU DIY Guno Tri Tjahyoko mengungkapkan jika peserta pemilu yang lolos di DCT yakni 11 calon DPD serta 579 calon DPRD.

"Untuk DPD ada 11 yang masuk DCT dan untuk DPRD ada 579 yang masuk DCT. Memang sebelumnya ada penambahan dan pengurangan. Yang mana untuk DPD ada penambahan 1 calon, untuk DPRD ada penambahan 3 calon dari PPP dan 4 calon dari Nasdem. Selain itu untuk DPRD ada pengurangan 1 calon dari PAN," terangnya.

Untuk 1 calon yang mengundurkan diri tersebut, Guno mengatakan belum mengetahui secara pasti alasannya.

Hanya saja dia mengungkapkan bahwa yang mengundurkan diri tersebut laki-laki dan tidak mempengaruhi dapil.

Mengenai prosentase keterwakilan perempuan, sudah lebih dari 30% sesuai ketetapan yang telah diberlakukan

Mengenai tujuan dari validasi yang dilakukan hari ini, Guno menjelaskan hal tersebut untuk memfasilitasi dan menihilkan kesalahan.

Yang mana nantinya, setelah adanya validasi tersebut akan langsung diumumkan DCT diberbagai media, baik website, media massa, maupun di kecamatan-kecamatan.

"Kita undang parpol dan DPD yang merupakan peserta pemilu. Nantinya akan memfaliditasi dan menihilkan kesalahan. Setelah diumumkan tiga hari berikutnya mereka bisa kampanye," terangnya.

Mengenai hal-hal yang divalidasi antara lain nomor, foto, dapil, jenis kelamin, tempat domisili serta gambar parpol.

Baca: KPU DIY Akan Menggelar Deklarasi Pemilu Damai

"Karena ini pesertanya dari parpol, jadi diberi gambar parpol. Kalau DPD itu perseorangan. Untuk nomor urut
DPD itu kewenangan KPU RI. Hari ini baru akan diplenokan," katanya.

Nantinya, DCT yang telah divalidasi tersebut juga akan digunakan dalam surat suara saat pemilihan berlangsung.

"Kalau sudah ditetapkan tidak akan dirubah dalam surat suara. Makanya ini kita undang untuk validasi agar nantinya tidak ada permasalahan terkait nama, foto, dapil, dan sebagainya," terangnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved