Gunungkidul

DPRD Gunungkidul Wacanakan Kenaikan Tarif Parkir

Rancangan peraturan daerah (Raperda) perparkiran Gunungkidul akan memasuki tahap pembahasan pada Kamis (20/9/2018).

DPRD Gunungkidul Wacanakan Kenaikan Tarif Parkir
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Rancangan peraturan daerah (Raperda) perparkiran Gunungkidul akan memasuki tahap pembahasan pada Kamis (20/9/2018).

Rencananya, tarif parkir akan dinaikkan baik itu tarif yang berada di kawasan umum maupun parkir yang berada di kawasan khusus.

Baca: Resmikan Pompa Air, Pemkab Gunungkidul Targetkan Peningkatan Luasan Penanaman Rumput

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, Dhemas Kursiswanto saat dihubungi Tribunjogja.com.

"Ada kenaikan harga tarif parkir baik itu di kawasan khusus maupun kawasan umum. Untuk kawasan khusus seperti pada tempat-tempat wisata yang ada di Gunungkidul, sedangkan kawasan umum yaitu di sekitar kawasan yang ada di pinggir jalan," katanya.

Ia mengatakan untuk besaran kenaikan tarif parkir masih belum diputuskan oleh DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

"Beberapa waktu lalu ada pengunjung wisata yang mengeluhkan tarif parkir yang dirasa cukup mahal, dengan perda ini sekalian sebagai penegasan bahwa tarif parkir di kawasan wisata berbeda dengan tarif parkir di kawasan umum, kepastiannya nanti menjelang keputusan," katanya

Sementara itu Kepala bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) dan perparkiran Ely Siswanta mengatakan usulan Raperda tentang naiknya tarif parkir memang dari pihaknya yang mengajukan karena mengikuti perkembangan zaman dan indeks perekonomian masyarakat.

"Untuk kenaikannya bermacam-macam untuk parkir yang berada di tepi jalan kondisi riilnya juga sudah naik. Untuk motor Rp 1000 sedangkan mobil Rp 2000 untuk parkir yang berada di kawasan wisata lumayan naiknya. Dengan perda tersebut dapat meminimalisir pungutan liar serta dapat menambah PAD Kabupaten Gunungkidul," katanya.

Baca: Bawaslu dan Satpol PP Gunungkidul Razia APK

Terkait dengan pengawasan parkir di lokasi wisata, Dinas Perhubungan Gunungkidul akan berkoordinasi kembali dengan pengelola parkir.

"Saat ini masih banyak pengelola parkir yang belum berizin kami mendorong agar para pengelola parkir mengurus izin agar dapat lebih mudah dalam melakukan pengaturan," tutupnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved