Kota Jogja

Masyarakat Masih Banyak yang Salah Memahami SIM

Tidak hanya berfungsi sebagai legal formal bagi pengendara, SIM juga bermanfaat sebagai identitas.

Masyarakat Masih Banyak yang Salah Memahami SIM
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Yogyakarta mencatat sejak tahun 2015 hingga September 2018 telah terjadi 1948 kejadian kecelakaan.

Dari kejadian tersebut, sebanyak 409 belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kebanyakan yang terlibat dalam kecelakaan adalah pelajar, mahasiswa, dan karyawan swasta usia produktif.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Yogyakarta AKP Hendro Wahyono SH MH mengatakan SIM merupakan hal yang penting bagi pengendara.

SIM merupakan alat legalitas bagi seseorang dalam berkendara.

Baca: Antisipasi Kecelakaan Akibat Tumpahan BBM, Polres Gunungkidul Akan Gelar Operasi Tutup Tangki

Menurutnya saat ini masyarakat keliru dalam memahami fungsi SIM.

Masyarakat menilai SIM hanya untuk sarat formal saja.

"Masyarakat berpikir SIM itu dibuat, itu salah. Kebanyak berpikir bahwa SIM adalah syarat formal saja, bukan itu. SIM itu legal formal untuk bisa mengendarai kendaraan bermotor," kata AKP Hendro saat ditemui di Polresta Yogyakarta, Rabu (19/9/2018).

Ia menjelaskan untuk memiliki SIM diperlukan uji kompetensi untuk mengukur kemampuan seseorang dalam mengendalikan kendaraan dalam kejadian tertentu.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved