Yogyakarta

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama Optimalisasi Rekrutmen Peserta PPU

Tujuan dari kerjasama ini untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama Optimalisasi Rekrutmen Peserta PPU
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Penandatanganan kerjasama antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (19/9/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN -  Guna meningkatkan cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah khususnya sektor Badan Usaha Swasta, BPJS Kesehatan menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Kerjasama ini diwujudkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama mengenai sinergi perluasan kepesertaan dalam Program Jaminan Sosial pada Rabu (19/9/2018) sore.

BPJS Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Cabang Yogyakarta, Dwi Hesti Yuniarti mengatakan, tujuan dari kerjasama ini untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program Jaminan Sosial terutama aspek cakupan kepesertaan sektor Badan Usaha Swasta.

Baca: Investor Tak Daftar BPJS, Nomor Induk Berusaha Tak Diterbitkan

“Ada segmen di mana pesertanya secara garis besar itu sama, pemberi kerja atau badan usaha swasta. Sehingga, untuk mengoptimalkan cakupan peserta kami sepakat untuk menjalin kerjasama," paparnya.

Dwi menambahkan, ruang lingkup kerjasama meliputi percepatan rekrutmen peserta Program Jaminan Sosial dengan bentuk sosialisasi kepada masyarakat, advokasi pemerintah daerah dan optimalisasi forum komunikasi.

Selain itu para pihak juga sepakat untuk melaksanakan pertukaran dan pemanfaatan data kepesertaan badan usaha swasta.

“Kami akan lakukan tukar data badan usaha mana yang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan dan badan usaha mana yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Maka kami bisa memperoleh data badan usaha potensial untuk kami tindaklanjuti masing-masing," lanjut dia.

Baca: Ingin Mendaftar BPJS Kesehatan? Ini Caranya

Ia melanjutkan, kepesertaan JKN-KIS wilayah DIY per 5 September 2018 mencapai 3.310.811 jiwa dari total penduduk 3.587.921 jiwa atau sebesar 92.28 persen, sementara khusus dari sektor swasta sebesar 444.039 jiwa.

Ia berharap dengan adanya kerjasama ini, cakupan kepesertaan meningkat sehingga dapat mencapai Universal Health Coverage (UHC) pada 1 Januari mendatang sebagaimana peta jalan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Sementara itu,  yang Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Wahyu Prabowo menyampaikan, capaian jumlah peserta per 1 September 2018 sebanyak 1.382.162 jiwa dari total jumlah penduduk 1.492.650 jiwa atau sebesar 92  persen di mana sejumlah 164.784 jiwa merupakan peserta dari segmen badan usaha swasta.

"Harapan kami, kerja sama yang sudah terjalin ini akan memberikan dampak yang baik bagi kedua belah pihak dan bagi BPJS Kesehatan tentunya terwujudnya Cakupan Semesta," kata Wahyu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved