Bantul

Maksimalkan Layanan, Pemda DIY Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas

Maksimalkan Layanan, Pemda DY Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas

Maksimalkan Layanan, Pemda DIY Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
Puluhan penyandang disabilitas di Bantul mengikuti pelayanan jaminan kesehatan khusus (Jamkesus) terpadu di Aula Pemkab Bantul II, Manding, Selasa (19/9/2018). ( 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Puluhan penyandang disabilitas di Bantul mengikuti pelayanan jaminan kesehatan khusus (Jamkesus) terpadu di Aula Pemkab Bantul II, Manding, Selasa (19/9/2018).

Pelayanan kesehatan ini gratis diberikan kepada puluhan warga difabel yang memiliki kebutuhan khusus.

Koordinator Layanan Jamkesus terpadu, Agus Priyanto, mengatakan, digelarnya Jamkesus ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas yang ada di Bantul.

Pelayanan ini diberikan gratis kepada semua difabel meliputi tuna daksa, tuna netra, tuna rungu, tuna wicara hingga tuna grahita.

Baca: Tingkatkan Budaya Membaca, BPAD DIY Kukuhkan Duta Baca

"Tujuan utamanya lebih kepada bagaimana kita mendekatkan akses dan mempermudah pelayanan bagi disabilitas. Konsep yang kita bangun adalah one stop service. Jadi sekali datang semua ada," kata Agus, ditemui di lokasi, Selasa (18/9/2018)

Agus mengungkapkan, adanya Jamkesus yang dilakukan secara terpadu akan dapat mempermudah pelayanan.

Karena prosesnya cepat dan semua tersedia. Misalkan penyandang disabilitas membutuhkan kursi roda, di Jamkesus terpadu ini akan segera bisa dilayani.

Puluhan penyandang disabilitas di Bantul mengikuti pelayanan jaminan kesehatan khusus (Jamkesus) terpadu di Aula Pemkab Bantul II, Manding, Selasa (19/9/2018).
Puluhan penyandang disabilitas di Bantul mengikuti pelayanan jaminan kesehatan khusus (Jamkesus) terpadu di Aula Pemkab Bantul II, Manding, Selasa (19/9/2018). (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

Jika mengurus secara reguler maka membutuhkan proses yang sedikit lama dan bertahap. Harus mengurus rekomendasi, ke puskesmas, ke rumah sakit dan lainnya.

Tetapi di Jamkesus terpadu semua petugas dikumpulkan dalam satu tempat. Mulai dari pelayanan dari dinas sosial P3A kabupaten Bantul, petugas kelurahan sebagai pemberi rekomendasi dan Jamkessos untuk penjaminan kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved