Kota Jogja

Anggaran Rp 56 Miliar untuk Bayar Terminal Giwangan

Sumber anggaran pembayaran pokok utang tersebut berasal dari Silpa tahun lalu dan juga dana cadangan yang dianggarkan pada tahun 2009 silam

Anggaran Rp 56 Miliar untuk Bayar Terminal Giwangan
TRIBUNJOGJA.COM / Hening Siswanto
Suasana terminal giwangan 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPRD Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018.

Pada Perda tersebut disebutkan terdapat anggaran sebesar Rp 56 miliar yang digunakan untuk pembayaran pokok utang.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogya, Kadri Renggono menjelaskan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk membayar hutang terkait masalah Terminal Giwangan sesuai dengan putusan Mahkamah Agung.

"Kami bayarkan sesuai dengan putusan MA, Rp 41 miliar ke BNI dan Rp 15 miliar ke PT Perwita Karya," ujarnya ditemui di sela-sela Rapat Paripurna di DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (18/9/2018).

Baca: Pemkot Yogyakarta Anggarkan Rp 56 miliar dalam APBD P untuk Bayar Terminal Giwangan

Ia menjelaskan, sumber anggaran pembayaran pokok utang tersebut berasal dari Silpa tahun lalu dan juga dana cadangan yang dianggarkan pada tahun 2009 silam.

"Tahun 2009 kami mencadangkan dana Rp 5 miliar. Namun karena belum digunakan dan terhitung deposito, saat pencairan nilainya jadi Rp 7,86 miliar. Dana itu digunakan juga untuk membayar utang Terminal Giwangan," bebernya.

Selain terkait masalah Giwangan, Kadri juga menjelaskan bahwa pada APBD Perubahan tersebut, dari sisi pendapatan terdapat peningkatan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan lain-lain pendapatan daerah yang sah masing-masing Rp 62 miliar dan Rp 28 miliar.

Sementara untuk dana perimbangan justru turun Rp 16,5 miliar, terutama Dana Alokasi Khusus.

"Total untuk pos pendapatan adalah Rp 74 miliar, sementara untuk belanja daerah Rp 104 miliar," bebernya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved