Regional

Pria ini Bacok Tetangganya karena Kesal Dituduh sebagai Penculik Anak

Korban yang sedang lewat di depan rumah pelaku, langsung dihentikan oleh Martin untuk menanyakan maksud dari perkataan korban.

Pria ini Bacok Tetangganya karena Kesal Dituduh sebagai Penculik Anak
KOMPAS.com/ Aji YK Putra
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara bersama tersangka Anjar Raditya alias Martin (27) yang telah membacok tetangganya Candra Saputra alias Chen (28) lantaran kesal dituduh telah menculik dan menjualkan anak, saat gelar perkara, Senin (17/9/2018). Korban saat ini masih menjalani perawatan dirumah sakit akibat mengalami luka diperut dan tangan. 

TRIBUNJOGJA.COM, PALEMBANG - Anjar Raditya alias Martin (27) warga Kampung Bugis, Jalan HM Saleh, KM 7, RT 45, RW 08, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Palembang nekat membacok tetangganya sendiri hingga nyaris tewas.

Hal ini dilakukannya lantaran kesal dituduh menculik anak dan menjualnya.

Akibat perbuatannya tersebut, Martin kini harus mendekam di sel tahanan Polda Sumatera Selatan.

Sementara korban Candra Saputra alias Chen (28) kini masih menjalani perawatan di rumah sakit usai dibacok oleh pelaku.

Dikatakan Martin, kejadian yang berlangsung Selasa (14/8/2018) lalu itu bermula saat ia kesal mendengar cibiran para tetangganya karena dituduh sebagai penculik anak.

Mendengar ucapan tersebut, Martin pun langsung mencari Candra.

Korban yang sedang lewat di depan rumah pelaku, langsung dihentikan oleh Martin untuk menanyakan maksud dari perkataan korban.

“Setelah saya tanya maksudnya apa, dia malah marah. Saya langsung emosi dan memukulnya. Dia bilang saya ini menculik anak dan menjualnya padahal tidak pernah,” kata Martin saat gelar perkara, di Polda Sumsel, Senin (17/9/2018).

Baca: Dikuntit Orang Tak Dikenal, Pemuda Asal Bantul Dibacok di Kawasan Tamansiswa

Kurang puas, Martin kembali masuk dalam rumah dan mengambil senjata tajam jenis parang dan langsung menebaskannya ke tubuh Candra.

“Saya langsung kabur dan sembunyi di rumah keluarga. Sebelum kejadian itu memang saya minum miras dulu, karena sudah kesal,” ujarnya.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan AKBP Yoga Bagaskara mengatakan, Martin dijerat dengan pasal 251 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban mengalami luka berat ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Motifnya salah paham, karena dituduh korban menculik anak,” kata Yoga singkat.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kesal Dituduh Culik dan Jual Anak, Martin Bacok Tetangga", https://regional.kompas.com/read/2018/09/17/18294411/kesal-dituduh-culik-dan-jual-anak-martin-bacok-tetangga.
Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra
Editor : Khairina

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved