Pendidikan

Guna Meningkatkan Literasi Keuangan, OJK dan Bhinneka Life Beri Edukasi Kepada 50 Guru SMA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, survei indeks literasi asuransi tahun 2013 yang berada pada angka 17,84 persen.

Guna Meningkatkan Literasi Keuangan, OJK dan Bhinneka Life Beri Edukasi Kepada 50 Guru SMA
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Bhinneka Life gandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan literasi keuangan bagi 50 guru mata pelajaran ekonomi yang ada di Kota Yogyakarta yang berlangsung di SMAN 1 Yogyakarta pada Kamis (13/9/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meni­ngkatnya kesadaran masyarakat untuk bera­suransi menjadi salah satu indik­asi bahwa pemahaman masyarakat terhadap literasi keuangan semakin membaik. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, survei indeks literasi asuransi tahun 2013 yang berada pada angka 17,84 persen.

Asteria Dantika selaku Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK DIY menyampaikan, di tahun 2016, secara keseluruhan tingkat literasi keuangan di Yogyakarta baru tercapai sebesar 38.5 persen meski angka tersebut lebih tinggi daripada rata-rata nasional.

"Secara nasional, DIY ranking 3 untuk literasinya," ujar Asteria, Kamis (13/9/2018).

Baca: Bhinneka Life Gandeng OJK Beri Edukasi Literasi Keuangan Kepada Guru

Meski literasi keuangan di DIY menempati urutan tiga nasional, namun presentasi inklusi lebih tinggi dibanding literasi, yakni sebesar 76 persen.

"Karena tingkat literasi 38.5 persen sedangkan inklusi 76 persen, jadi masih tinggi tingkat Inklusinya tingkat pemakaian produknya, sedangkan tingkat literasinya masih lebih rendah. Harapanya semoga tingkat literasi makin meningkat," lanjut dia.

Ditambahkannya, menurutnya, hal tersebut dikarenakan banyak orang yang memakai produk namun tidak membaca persyaratan.

Ia mencontohkan, ketika membuka tabungan di bank, maka harus dibaca lebih detail persyaratannya.

"Dia punya produk tapi nggak tau manfaatnya. Yang paling dikhawatirkan, takutnya nanti kredit sudah berjalan ditengah ada masalah ternyata dia nggak baca perjanjian kreditnya. Sebenernya semua sudah tertera tapi ketika mau tanda tangan nggak baca perjanjiannya," paparnya.

Baca: OJK Sosialisasi Literasi Keuangan kepada Calon TKI dan Purna TKI

Untuk itu, guna meningkatkan literasi keuangan tersebut, OJK DIY melakukan berbagai upaya, satu di antaranya dengan menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bagi 50 guru mata pelajaran ekonomi yang ada di Kota Yogyakarta yang berlangsung di SMAN 1 Yogyakarta yang diinisiasi oleh Bhinneka Life pada Kamis (13/9/3018).

Ia berharap, dengan kegiatan literasi keuangan yang melibatkan 50 guru ini, para guru menjadi lebih paham.

"Kalau gurunya paham, ketika mengajar muridnya juga lebih paham. Contoh di SMAN 1 Yogyakarta ini muridnya ada 900, kalau yang diajarin satu siswa terus ngajarin 900 siswa lainnya, otomatis literasi meningkat," katanya.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan literasi tidak hanya menjadi tigas OJK, tapi bersama-sama seluruh elemen masyarakat untuk meningkatakan literasi keuangan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved