Jawa

Dampak Melemahnya Rupiah, Perajin Tahu di Kota Magelang Kurangi Ukuran Tahu

Para perajin terpaksa mengurangi sedikit ukuran tahu, daripada harus menaikkan harga tahu.

Dampak Melemahnya Rupiah, Perajin Tahu di Kota Magelang Kurangi Ukuran Tahu
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Perajin usaha tahu di Kampung Trunan, Kelurahan Tidar Selatan, Magelang Selatan, Rabu (12/9/2018). 

Sementara itu, Hasanudin,  seorang pengusaha kerupuk tahu Cahaya Tidar mengatakan, dampak rupiah melemah terhadap dollar memang membuat kenaikan harga kedelai untuk bahan baku tahu, yang juga berdampak pada harga tahu untuk bahan baku kerupuk tahu.

Meskipun begitu, kenaikan dirasa masih kecil dan tak signifikan.

Para pelaku usaha produk olahan tahu dinilai tidak terpengaruh, dan tetap melakukan usaha seperti biasa.

Baru jika kenaikan melampaui Rp 500 per kilogram dapat mempengaruhi usaha mereka.

"Berbarengan dolar naik, belum tentu serta merta harga kedelai naik, Saat ini naiknya cuma sekitar Rp 300, kami kira masih stabil. Tetapi kalau lonjakan di atas Rp 500 baru terasa," kata Hasanudin.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved