Jawa

1.440 Pelita Dinyalakan dalam Peringatan Tahun Baru Islam di Magelang

Peringatan tahun baru Islam pada 1 Muharam 1440 H ini dirayakan dengan menyelenggarakan pengajian akbar.

Tayang:
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Sebanyak 1.000 anak yatim piatu diberikan santunan pada Pengajian Akbar dalam rangka memperingati tahun baru islam 1 Muharram 1440 H, di Sawitan, Mungkid, Kabupaten Magelan, Senin (10/9/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H di Kabupaten Magelang dirayakan dengan Pengajian Akbar dan santunan terhadap 1.000 anak yatim piatu, di Jalan A Yani, Kota Mungkid, Magelang, Senin (10/9/2018) malam.

Sebanyak 1.440 pelita atau senthir dinyalakan, menghiasi sepanjang jalan saat jemaah menuju tempat pengajian.

Baca: Malam 1 Suro dan 1 Muharam Kalender Hijriyah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Mad Sabitul Wafa, mengatakan, peringatan tahun baru Islam pada 1 Muharam 1440 H ini dirayakan dengan menyelenggarakan pengajian akbar.

Sebanyak 1.000 anak yatim piatu diundang dan diberikan santunan.

Hadrah kolosal juga menambah semarak tahun baru islam di Kabupaten Magelang.

"Hadrah secara kolosal ini akan diawali oleh Bapak Bupati Magelang bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang, dan diikuti oleh kurang lebih sebanyak 124 rombongan hadrah, dengan lagu yang sudah kita tentukan," ujar Mad Sabitul Wafa pada Tribunjogja.com, Senin (10/9/2018) malam di sela pengajian akbar.

Santunan sendiri diberikan oleh Pemkab Magelang kepada 1000 anak yatim piatu yang telah diundang.

Selain itu juga dilaksanakan hadrah secara kolosal yang diikuti oleh 124 rombongan hadrah.

Kegiatan sosial ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk peduli terhadap anak yatim piatu dan rasa empati kepada sesama.

"Kita harus turut peduli kepada anak-anak yatim piatu dan memiliki rasa empati kepada sesama, serta rasa memiliki Kabupaten Magelang agar tetap terawat dan terjaga dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengungkapkan apresiasinya kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Baznas, dan Kesra yang telah menginisiasi kegiatan pengajian akbar ini, dalam menyambut tahun baru Islam 1440 H.

"Momentum ini tentunya menjadi momentum yang baik, terutama dengan tiga kegiatan utama, yakni santunan kepada 1000 anak yatim, pengajian akbar, dan juga hadrah kolosal yang diikuti oleh 124 rombongan. Melalui momentum ini kita mengharapkan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat untuk terus kita jaga, dan mengambil hikmah besar dari lahirnya tahun baru Islam ini," ungkap Zaenal.

Baca: Warga Pengkol Gunungkidul Gelar Upacara 1 Muharram 1440 Hijriyah

Zaenal mengatakan, Pemerintah Kabupaten Magelang juga sangat berharap tidak ada lagi anak-anak yatim piatu kita yang terlantar.

"Kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Magelang untuk memulai ini menjadi langkah yang baik, bagaimana kita untuk memuliakan sesama kita, terutama anak-anak yatim piatu," ujar Zaenal.

Dalam acara tersebut, masyarakat yang hadir juga disuguhi dengan indahnya sejumlah 1440 lentera yang ditata sedemikian rupa oleh panitia dengan membentuk huruf '1 Muharam 1440 H'.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved