Pendidikan

SMAN 1 Cangkringan Usung Batik Tulis Pewarna Alami sebagai Program Unggulan Adiwiyata Nasional

Setiap tahunnya, melalui program unggulan ini dapat menghasilkan sebanyak 70 kain batik tulis pewarna alami.

SMAN 1 Cangkringan Usung Batik Tulis Pewarna Alami sebagai Program Unggulan Adiwiyata Nasional
istimewa
Kegiatan membatik dengan pewarna alami di SMAN 1 Cangkringan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kehadiran batik tulis dengan pewarna alami semakin diminati oleh masyarakat.

Begitu juga dengan SMAN 1 Cangkringan, Sleman yang turut mengembangkan batik tulis dengan pewarna alami sebagai program unggulan menuju sekolah Adiwiyata Nasional tahun ini.

Baca: Ini Alasan SMAN 1 Cangkringan Sleman Kenakan Pakaian Adat Jawa Saat HUT Sekolah

Sebagai Sekolah Budaya Berwawasan Lingkungan, SMAN 1 Cangkringan, memiliki program membatik yang telah terintegrasi ke dalam mata pelajaran.

Kepala SMAN 1 Cangkringan, Anies Rachmania menyampaikan, setiap tahunnya, melalui program unggulan ini dapat menghasilkan sebanyak 70 kain batik tulis pewarna alami.

"Sekarang sudah berjalan tiga tahun. Ada sekitar 200 potong kain batik pewarna alami yang telah dihasilkan," ujar Anis pada Senin (10/9/2018).

Hasil dari batik pewarna alami ini sebagian digunakan untuk penghias ruangan seperti taplak meja, souvenir hingga sarung bantal.

Batik pewarna alami ini terbuat dari bahan-bahan alami, seperti daun rambutan untuk menghasilkan warna coklat dan tanaman indigo yang menghasilkan warna biru.

Anies melanjutkan, pewarna batik alami yang terbuat dari berbagai tanaman ini menghasilkan pewarna alami yang berwarna lembut dan menimbulkan kesan natural.

Selain itu, kelebihan lain dari penggunaan batik pewarna alami ini meminimalisir limbah kimia yang secara otomatis dapat mengurangi efek buruk yang ditimbulkannya.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved