Jawa

5.598 Data Pemilih di Kabupaten Magelang Ganda dan Tak Valid

Bawaslu menemukan sebanyak 3.076 data pemilih yang ganda, dan 2.522 data pemilih yang tidak valid pada DPT Pemilu 2019 di Kabupaten Magelang.

5.598 Data Pemilih di Kabupaten Magelang Ganda dan Tak Valid
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang, MH Habib Saleh didampingi anggota Bawaslu, Sumarni Aini Chabibah, Senin (10/9/2018) kemarin sedang mencermati temuan data pemilih tetap (DPT) ganda. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang menemukan sebanyak 3.076 data pemilih yang ganda, dan 2.522 data pemilih yang tidak valid pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Kabupaten Magelang.

Data tersebut direkomendasikan kepada KPU untuk dicoret dari DPT dan atau diperbaiki.

Baca: Bawaslu Kabupaten Magelang Temukan 9.000 Data Pemilih Ganda pada DPT

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Shaleh, mengatakan, sebelumnya pihaknya menemukan sekitar 9.000 data pemilih yang bermasalah.

Data tersebut memiliki nomor induk kependudukan, nama, alamat hingga tanggal lahir yang sama.

Bawaslu pun langsung melakukan pencermatan hingga tingkat Panitia Pengawas Kecamatan dan Desa.

Dari hasil pencermatan, ditemukan kurang lebih 3.076 pemilih yang ganda hingga lipat tiga.

Mereka memiliki nomor induk kependudukan, nama, alamat dan tanggal lahir yang sama.

Sementara itu terdapat data invalid sejumlah 2.522 pemilih, dimana pemilih memiliki baik nama atau NIK yang sama, alamat atau tanggal lahir yang sama atau dua detil identitas yang sama.

"Hasil temuan kita ada sekitar 9.000 data bermasalah. Setelah kami lakukan pencermatan, ditemukan adanya data ganda sejumlah 3.076 pemilih dan data invalid sejumlah 2.522 pemilih,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, MH Habib Saleh, didampingi anggota Bawaslu, Sumarni Aini Chabibah dan M Yasin Awan Wiratno, Senin (10/9/2018).

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved