Bantul

Gandung Pardiman : Kalau Ada Orang Belum bisa Mengendalikan Diri, Belum Pancasilais

Gandung Pardiman : Kalau Ada Orang Belum bisa Mengendalikan Diri, Belum Pancasilais

Gandung Pardiman : Kalau Ada Orang Belum bisa Mengendalikan Diri, Belum Pancasilais
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Politisi partai Golkar yang juga sebagai anggota DPR RI komisi VII, Drs Gandung Pardiman MM ketika menjadi keynote speaker dalam sosialisasi empat pilar di pendopo GPC, Karang tengah, Imogiri Bantul Minggu (9/9/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Anggota DPR RI komisi VII, Drs HM Gandung Pardiman MM, mengatakan, bahwa inti dari ajaran Pancasila adalah pengendalikan diri. Kalau belum bisa mengendalikan diri berarti belum pancasilais.

"Inti Pancasila adalah pengendalian diri. Jadi kalau ada orang yang belum bisa mengendalikan diri, ya belum Pancasilais. Siapa yang mengendalikan, ya sila-sila itu," katanya, disela-sela sosialisasi empat pilar kebangsaan di pendopo GPC, Karang tengah, Imogiri, Bantul, Minggu (9/9/2018)

Politisi partai Golkar ini menilai, hakikat empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI adalah pengendalikan diri.

Pengendalian diri itu melalui pola sikap, pola tindak dan pola pikir untuk tidak berlaku amarah.

Biarpun setiap hari, setiap reses melakukan sosialisasi empat pilar, akan tetapi tidak bisa mengendalikan diri maka orang tersebut belum Pancasilais.

Baca: Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Gandung Ajak Generasi Muda Bumikan Pancasila

"Nafsu amarah itu harus dikendalikan. Jangan sampai orang nafsunya tinggi, bicara seenaknya sendiri. Negara kita ada partai Gusti Allah dan partai setan. Itu kan berarti dia tidak bisa mengendalikan diri. Ditarik-tarik sehingga demokrasi kita hancur," ungkap dia.

Sebab itu, ia mengimbau kepada generasi muda untuk tidak kehilangan jati dirinya. Jangan sampai salah asuh.

Ia menyoal kesalahan dari reformasi adalah dengan menghilangkan pendidikan PMP bagi generasi muda. Sehingga, ia berpendapat masih banyak pemuda yang belum mengerti betapa pentingnya Pancasila sebagai dasar dari kehidupan bangsa.

"Generasi muda harus diberi pengetahuan tentang Pancasila dan implementasi nyata dari nilai Pancasila melalui bil khal, tindakan nyata bukan omelan," terangnya. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved