Jika Muncul Rambut Halus di Wajah, Haruskah Wanita Juga Bercukur?
Pisau cukur yang dirancang khusus untuk wajah, yang biasa kita lihat untuk pria, memiliki kepala yang jauh lebih kecil
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Mencukur berewok dan kumis sudah lumrah dilakukan para pria, tapi bagaimana jika muncul rambut halus di wajah wanita? Haruskah kaum hawa juga bercukur?
Beberapa wanita mungkin pernah merasa tak percaya diri ketika muncul beberapa helai rambut halus di wajah, tapi sekaligus bimbang bagaimana cara menghilangkannya.
Bercukur?
Bercukur dibagian wajah untuk wanita bukan sesuatu yang lazim, kecuali mencukur alis.
Lalu, bolehkan menghilangkan rambut halus di wajah dengan bercukur?
Seorang ahli kulit sekaligus pendiri DERMAdoctor, Audrey Kunin menyampaikan, bercukur atau tidak sebenarnya keputusan pribadi.
"Semua tergantung pasien, tapi saya tentu mendukung keputusan untuk mencukurnya," ungkap Audrey, dikuti Tribunjogja.com dari laman BritCo, Rabu (5/9/2018).
Dermaplaning adalah istilah yang biasa digunakan untuk mencukur untuk membantu menghilangkan sel kulit di permukaan yang mati dan mengembalikan kulit bercahaya.
Audrey mengatakan kulit matang akan menebal dan membuat wajah tampak kusam, pori-pori juga tampak lebih lebar.
"Pengelupasan (bahkan dengan pencukuran) membantu memperbaharui kulit dan meminimalisir munculnya garis halus, keriput, dan pori-pori," katanya.
Apakah boleh menggunakan cukuran yang sama digunakan di anggota tubuh lain? atau harus khusus wajah?
Direktur kosmetik dan penelitian di bagian dermatologi rumah sakit Mount Sinai, Joshua Zaichner menjelaskan pisau cukur yang digunakan di kaki didesain lebih besar, ukuran ini tidak sesuai untuk wajah.
"Pisau cukur yang dirancang khusus untuk wajah, yang biasa kita lihat untuk pria, memiliki kepala yang jauh lebih kecil. Meskipun pisau cukur diberi label untuk pria, itu pasti bisa digunakan pada wajah wanita juga," ucapnya pada BritCo.
Joshua menyarankan para wanita untuk menggunakan perangkat dermaplaning, baik yang ada di pasaran, atau langsung datang ke klinik kecantikan yang terpercaya agar lebih aman.
Bagaimana jika rambutnya justru tumbuh lagi dan lebih lebat?
"Itu mitos," kata Joshua.
Menurutnya, rambut dipotong pada bagian ujung tumpulnya, itu yang membuatnya terlihat 'lebih tebal.'
"Ketika rambut baru tumbuh di sisi yang berlawanan dari ujung tipis rambut," itulah pendapatnya mengapa rambut setelah dicukur terlihat 'lebih tebal.'
Joshua menyarankan sebelum bercukur, sebaiknya mengoleskan gel cukur untuk menghidrasi kulit dan gerakan silet jadi lebih mudah.
(Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)
