Puasa Sunnah Asyura di Bulan Muharram, Seperti Ini Bacaan Niat, Keutamaan dan Waktu Pelaksanaannya

Satu dari beberapa anjuran yang ditujukan tiap bulan Muharram adalah melaksanakan Puasa Sunnah Muharram.

Puasa Sunnah Asyura di Bulan Muharram, Seperti Ini Bacaan Niat, Keutamaan dan Waktu Pelaksanaannya
Net
Ilustrasi 

Muharram atau sering juga disebut (Asyura/Suro) adalah satu dari empat bulan suci.

Salah satu amalan yang disunnahkan adalah berpuasa.

Lantas bagaimanakah cara melakukan puasanya?

1. Berpuasa selama 3 hari tanggal 9, 10, dan 11 Muharram.

Berdasarkan hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan lafadz sebagaimana telah disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam al-Huda dan al-Majd Ibnu Taimiyyah dalam al-Muntaqa:

"Selisihilah orang Yahudi dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya."

Dan pada riwayat ath-Thahawi menurut penuturan pengarang Al-Urf asy-Syadzi: "Puasalah pada hari Asyura dan berpuasalah sehari sebelum dan setelahnya dan janganlah kalian menyerupai orang Yahudi."

Namun di dalam sanadnya ada rawi yang diperbincangkan.

Ibnul Qayyim berkata (dalam Zaadud Ma'al):"Ini adalah derajat yang paling sempurna." Syaikh Abdul Haq ad-Dahlawi mengatakan:"Inilah yang Utama." Ibnu Hajar di dalam Fathul Baari juga mengisyaratkan keutamaan cara ini.

Dan termasuk yang memilih pendapat puasa tiga hari tersebut (9, 10 dan 11 Muharram) adalah Asy-Syaukani dan Syaikh Muhamad Yusuf Al-Banury dalam Ma’arifus Sunan Namun mayoritas ulama yang memilih cara seperti ini adalah dimaksudkan untuk lebih hati-hati.

Halaman
1234
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved