Kota Yogyakarta

PKL Malioboro Bantah Ada Praktik Jual Beli Lapak

Sejak tahun 1990-an jumlah lapak PKL Tridharma adalah 800 lapak dan tidak mengalami penambahan jumlah.

PKL Malioboro Bantah Ada Praktik Jual Beli Lapak
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Adanya informasi mengenai praktik jual beli lapak PKL Malioboro dibantah oleh Ketua Paguyuban PKL Pemalni, Slamet Santoso.

Menurut penuturannya, selama ini pihaknya tidak menemukan anggota yang ketahuan memperdagangkan lapak para PKL.

Untuk diketahui bersama jumlah anggota PKL Pemalni yakni 444 orang.

Baca: Pengerjaan Revitalisasi Malioboro Pascakebakaran Terus Berlanjut

"Tidak ada jual beli lapak pada anggota kami. Mungkin yang ada perpindahan, bapaknya meninggal dunia maka selaku ahli waris, jadinya turun ke anaknya," ujarnya pada Tribunjogja.com, Selasa (4/9/2018).

Begitu halnya dengan sewa lapak PKL, Slamet menegaskan bahwa tidak ada kegiatan menyewakan lapak ke pihak lain dari PKL yang telah mengantongi izin berdagang.

"Adanya yakni mereka melakukan kerjasama. Maksudnya kerjasama minta agar dagangannya ditunggui orang lain," bebernya.

Slamet menambahkan, pihaknya pernah mendengar ada pemilik toko yang menyewakan tokonya ke orang lain.

Kemudian penyewa tersebut menyewakan lahan depan toko pada PKL.

"Sehingga para PKL membayar ke penyewa toko. Bukan pemilik toko," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved