Eko Suwanto: Pemda DIY Harus Percepat Pergub Paniradyo Keistimewaan DIY

Pemerintah Daerah DIY perlu bekerja lebih keras lagi untuk mencapai tujuan keistimewaan DIY.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Daerah DIY perlu bekerja lebih keras lagi untuk mencapai tujuan keistimewaan DIY. Khususnya mewujudkan kesejahteraan rakyat, ketentraman dan mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika di Yogyakarta sesuai dengan tujuan keistimewaan DIY seperti tertuang di pasal 5 UU 13/2012 tentang Keistimewaan DIY.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kota Yogyakarta menegaskan, rekomendasi ini hasil rapat kerja Komisi A DPRD DIY dengan Asisten Keistimewaan, Biro Organisasi, Biro Hukum bersama Sekretaris Parampara Praja dan Satpol PP, Selasa, 4/9/2018 di ruang Komisi A DPRD DIY di Yogyakarta.

"Ada delapan butir rekomendasi terkait rapat kerja untuk Paniradyo dan SAR Linmas DIY. Memang kalau kita cermati sampai hari ini belum seluruh tujuan keistimewaan tercapai, namun kita berikan apresiasi juga dengan langkah Pemda DIY yang sudah meletakkan fondasi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sejak 2013 hingga 2018 ini sekurang-kurangnya Pemerintah telah berikan Danais Rp 3,6 triliun. Harus dipastikan anggaran ini mengarah pada peningkatan kesejahteraan rakyat," kata Eko Suwanto.

Politisi muda PDI Perjuangan ini menyatakan Pemda DIY diharapkan segera melakukan percepatan di dalam penyelesaian Peraturan Gubernur tentang kedudukan susunan dan organisasi tentang tata kerja Paniradyo Keistimewaan agar diseleraskan dengan perencanaan anggaran keistimewaan.

"Kita berharap di dalam tugas dan fungsi Paniradyo Keistimewaan bisa selesai pergub-nya di minggu ketiga September 2018 agar segera dapat melaksanakan tugas dengan baik. Kita harap lahirnya Paniradyo bisa mempercepat larinya Pemda DIY dalam menyusun perencanaan dana keistimewaan dengan meningkatkan partisipasi rakyat, transparan dan akuntabel," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Eko Suwanto.

"Harapannya ada Musrenbang yang secara khusus membahas rencana alokasi keistimewaan, agar partisipasi rakyat meningkat dan danais harus mampu menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan sehingga kesejahteraan bisa terwujud ," kata alumni MEP UGM ini.

Komisi A DPRD DIY menyoroti juga terkait dengan alokasi dana keistimewaan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama mengawasi seluruh perencanaan dan pelaksanaan dana keistimewaan agar tetap sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.

Sementara rekomendasi terakhir terkait dengan SAR, Komisi A DPRD DIY merekomendasikan Pemda DIY menaikkan kesejahteraan SAR. "Kita harapkan kesejahteraan SAR bisa naik mengingat risiko tugas mereka yang berat. Soal sarana dan prasarana yang rusak akibat ombak tinggi akan diselesaikan anggaran perubahan dan APBD 2019", ujar Politisi Muda PDI Perjuangan Eko Suwanto

Melalui delapan rekomendasi ini, Komisi A DPRD DIY tentunya akan terus memantau perkembangan, harapan pergub setelah selesai bisa segera dikirimkan ke DPRD DIY.

"Kepada seluruh pihak, kita sampaikan selamat berjuang bekerja, soal Paniradyo ini lembaga yang baru, kita tidak boleh pesimis, anggaran keistimewaan ke depan yang jadi anugerah kita harapkan betul betul bisa bermanfaat untuk rakyat. Tugas Pemda menggunakan Danais ini untuk membahagiakan rakyat," kata Eko Suwanto.

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved