Breaking News:

Nasional

Sekitar 20 Juta Penduduk Indonesia Masuk Kategori Rawan Pangan

Sekitar 20 Juta Penduduk Indonesia Masuk Kategori Rawan Pangan. Sebagian Besar Mereka Tinggal di Pedesaan.

Dokumentasi Siska, FAO Indonesia
Fao Indonesia yang terus melakukan Kampanye Zero Hanger, bersama mahasiswa UGM beberapa saat lalu 

TRIBUNJOGJA.COM - Sekitar 20 juta penduduk di Indonesia masih masuk dalam kategori rawan pangan.

Bahkan satu di antara tiga anak mengalami kekurangan gizi atau stunting.

Hal tersebut diungkapkan oleh Muhammad Reyza, staf bagian program FAO Indonesia.

Reyza menjelaskan penduduk yang masuk dalam kategori rawan pangan dan kemiskinan ini sebagian besar tinggal di wilayah pedesaaan.

"Kemiskinan di Indonesia banyak terjadi di pedesaan, yang menjadi tempat tinggal lebih dari 45% penduduk negara ini. Nah, kondisi ini membuat banyak dari pemuda di pedesaan pergi ke kota yang berharap mendapat hidup yang lebih baik," terangnya.

Baca: SMP Muhammadiyah 3 Depok Kembali kirimkan Tim Robotika di Ajang Internasional

Reyza menjelaskan selama 15 tahun terakhir penduduk perkotaan di Indonesia naik sekitar 50 juta orang, sementara itu penduduk yang ada di pedesaan menyusut sebesar 5 juta orang.

"Dengan perubahan tersebut, penduduk di desa akan semakin kecil. Sementara itu, peran desa akan semakin menguat di masa depan, terutama untuk memproduksi pangan untuk penduduk dunia yang bertambah secara eksponensial," katanya.

Oleh karenanya, Reyza menjelaskan sangat penting untuk melakukan gerakan Zero Hunger yang dimulai dari pedesaan. Menurutnya desa merupakan tempat para produsen makanan, petani, peternak dan nelayan.

"Gerakan tanpa kelaparan di Indonesia berpotensi dimulai dari pedesaan. Oleh karenanya kita gencarkan kampanye ini yang kita mulai dari Yogyakarta sebagai kota kedua," katanya. (tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved