Kota Yogya

Wakil Walikota Yogya Nilai Pemilos sebagai Wadah Pendidikan Politik yang Efektif

Wakil Walikota Yogya Nilai Pemilos sebagai Wadah Pendidikan Politik yang Efektif

Wakil Walikota Yogya Nilai Pemilos sebagai Wadah Pendidikan Politik yang Efektif
Tribun Jogja/ Kurniatul Hidayah
Pelajar Kota Yogyakarta yang tergabung dalam OSIS mendeklarasikan diri sebagai agen pemilih pemula di Hall Taman Pintar, Jumat (31/8/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM - Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan bahwa pemilihan OSIS yang digelar serentak di Hall Taman Pintar, JUmat( 31/8/2018) merupakan terobosan baru sekaligus dapat menjadi wadah pendidikan politik ke pelajar Kota Yogyakarta.

"Semoga ini memberikan penyadaran bagaimana sebuah politik bekerja, bagaimana kepentingan politik juga berjalan sehingga teman-teman mengerti bagaimana proses mendapatkan pemimpin yang baru," urainya saat Launching Pemilihan Ketua OSIS SMA serentak se-Kota Yogyakarta di Hall Taman Pintar.

Ia menjelaskan, dalam Pilkada 2017 lalu, angka partisipasi pemilih sebesar 78 persen, sementara dalam Pemilu 2014 sebesar 75,8 persen.

"Yogya sebagai Kota Pendidikan memberikan kesempatan untuk memperkenalkan partisipasi pemilih. Bila partisipasi baik maka pemerintahan berjalan baik. Ini yang jadi fokus kita dan menganggap untuk perlu mendorong partisipasi pemilih agar tinggi," tuturnya.

Baca: Agen Pemilih Pemula Siap Ajak Para Pelajar untuk Gunakan Hak Pilihnya

Di tingkat OSIS, lanjutnya, nantinya bisa diperkenalkan bahwa politik memang perlu terutama dalam memilih pemimpin. 

Selama ini, Heroe mengatakan politik diartikan sebagai memilih kepala daerah ataupun anggota DPR saja.

"Padahal politik itu memilih kebijakan yang direpresentasikan oleh figur atau partai atau anggota dewan. Ada yang selama ini menyederhanakan politik yang hanya sebatas figur, tapi bukan ide yang dibawa figur atau partai itu. Seringkali terjebak dalam persoalan yang dangkal dalam politik," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Heroe menyatakan keyakinannya atas inovasi baru dengan membuat pemilihan serentak.

"Ini jadi momentum bahwa temen-temen di kota sudah berlatih menghadapi Pemilu 2019. Mereka akan melihat visi misi, debat, perbedaan dan itu wajar," pungkasnya.(tribunjogja)

Penulis: kur
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved