Bantul

Puluhan Warga Ngrancah Bantul Antre Bantuan Air Bersih

Kekeringan dan kesulitan air bersih di kampung ini sudah terjadi nyaris setahun, pasca banjir siklon cempaka November 2017 silam.

Puluhan Warga Ngrancah Bantul Antre Bantuan Air Bersih
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Warga Ngrancah Sriharjo Imogiri Bantul semangat mengangsu (ambil air) dari bantuan Tagana Bantul. Jumat (31/8/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Musim kemarau membuat warga di Padukuhan Ngrancah, Sriharjo, Imogiri, Bantul mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih.

Alhasil, puluhan warga terlihat antusias mengantre untuk bisa mendapatkan air bersih ketika bantuan air yang dipasok dari Tagana Bantul datang, Jumat (31/8/2018).

Baca: Warga Keluhkan Saluran Air Kalibening Penuh Tumpukan Sampah

Mereka bergantian membawa air menggunakan alat seadanya.

Ada yang memakai jerigen, ember kecil hingga ember besar sisa-sisa cat.

"Alhamdulillah, terimakasih sekali. Ada bantuan air ini sangat membantu kami. Kami warga disini sangat kesulitan air bersih," tutur Murtiningsih (31) warga setempat pada Tribunjogja.com.

Murtiningsih tampak tak mau menyia-nyiakan adanya bantuan air bersih.

Dengan menggendong anaknya yang masih balita dan dua ember kecil di kedua tangannya, ia terus saja bolak-balik mengangsu air bersih untuk dibawa ke penampungan air di rumahnya.

"Bantuan air ini saya gunakan untuk masak dan minum. Dari pada harus membeli," ungkap dia.

Lanjutnya, Murtiningsih bercerita, kekeringan dan kesulitan air bersih di kampungnya sudah terjadi nyaris setahun, pasca banjir siklon cempaka November 2017 silam.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved