Film

Sutradara Dipecat, Disney dan Marvel Tunda Produksi Film Guardian of the Galaxy Vol. 3

Produksi film Guardian of the Galaxy Vol. 3 ditunda oleh Disney dan Marvel. Permasalahan antara Disney-Marvel dan James Gunn

Sutradara Dipecat, Disney dan Marvel Tunda Produksi Film Guardian of the Galaxy Vol. 3
www.dorkly.com
Poster film 'Guardian of the Galaxy.' 

TRIBUNJOGJA.COM - Buntut dari dipecatnya James Gunn sebagai sutradara "Guardian of the Galaxy Vol. 3", Disney dan Marvel memutuskan untuk menunda produksi film ini.

Disney dikabarkan tetap menggunakan naskah yang ditulis oleh James, namun tetap memecatnya sebagai sutradara.

Dilansir Tribunjogja.com dari laman The Verge, Selasa (28/8/2018), sambil mencari pengganti James, produksi film ini terpaksa ditunda, dan belum ada pengumuman resmi kapan akan dilanjutkan.

Para kru yang akan turut memproduksi film "Guardian of the Galaxy Vol. 3" telah diberi tahu jika mereka dibebaskan untuk mengambil pekerjaan lain, selagi menunggu keputusan selanjutnya.

Permasalahan antara Disney-Marvel dan James Gunn dimulai dari cuitan James soal anti-Trump dan leluconnya yang dianggap berlebihan.

The Verge juga menyebutkan jika James pernah menulis cuitan yang berbau pedofilia.

Meskipun telah meminta maaf, Disney tetap memutuskan untuk memecat James.

Baca: Perjalanan Freddie Mercury Bersama Queen Dingkat ke Film Bohemian Rhapsody

Baca: Kental Unsur Jawa, Ini Ritual Yang Dilakukan Pemain Film Sultan Agung: Tahta Perjuangan, Cinta

Baca: Warner Bros Rilis Poster Resmi Film Live-Action Detective Pikachu

James Gunn pindah ke Sony

Tribunjogja.com melansir dari laman Screen Rant, Rabu (22/8/2018), awal musim panas ini saat sesi panel Sony di San Diego Comic-Con 2018, Jamesmengumumkan proyeknya bersama Sony.

Sony mengeluarkan pengumuman melalui Screen Gems, mereka akan merilis film horor, dengan judul yang belum bisa diungkapkan, disutradarai oleh James Gunnakan dirilis pada 30 November.2018.

Belum ada informansi detail mengenai cerita, pemain, dan alur dari film horor ini.

Menurut Screen Rant, spekulasi muncul jika film horor ini kemungkinan adalah adaptasi dari manga Jepang "Berserk" atau gim "Bloodborne."

"Bloodborne" memiliki unsur action yang lebih dominan, meski begitu horornya juga masih terasa.

Kabarnya, film ini juga telah selesai digarap. (Tribun Jogja/ Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved