Dolar Menguat Tak Dongkrak Ekonomi AS, Ekonomi Indonesia Malah Lebih Baik, Ini Penjelasannya

Fluktuasi nilai tukar rupiah belakangan ini patut dicermati. Agar bisa memahami situasi ini, berikut penjelasan dua pakar ekonomi dan investasi

Dolar Menguat Tak Dongkrak Ekonomi AS, Ekonomi Indonesia Malah Lebih Baik, Ini Penjelasannya
ist
Ilustrasi dolar 

TRIBUNJOGJA.COM - Kurs rupiah kembali melemah terhadap dolar AS akhir-akhir ini. Wajar jika banyak orang khawatir. Hari ini (27/8/2018), 1 dolar AS setara dengan Rp14.572.

Fluktuasi nilai tukar rupiah belakangan ini patut dicermati.

Agar bisa memahami situasi ini dengan kepala dingin, mari kita ikuti penjelasan dari dua pakar ekonomi dan investasi kepada HaloMoney.co.id, beberapa waktu lalu.

Kedua pakar ekonomi tersebut adalah Budi Hikmat, investment strategist dan wealth educator Bahana TCW Investment Management dan Arif Budimanta, pakar ekonomi yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Budi Hikmat (Investment Strategist dan Wealth Educator Bahana TCW Investment Management)

Mengapa rupiah terus tertekan dan berimbas pada bursa saham Indonesia sejak Februari 2018 lalu?

Pelemahan rupiah memang sangat besar pengaruhnya pada bursa saham Indonesia.

Ketika rupiah melemah seperti terjadi tahun 2013, saat itu tertekan hingga 26 persen, itu sangat menekan aset saham dan surat utang negara.

Di dua tahun terakhir di 2016 dan 2017 ketika rupiah stabil, kinerja kedua aset tersebut sangat baik.

Halaman
1234
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved