Yogyakarta

Butuh Koordinasi dan Komunikasi Intens untuk Kelola Sungai di Yogyakarta

Pengelolaan sungai membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang intens baik masyarakat dan pemerintah.

Butuh Koordinasi dan Komunikasi Intens untuk Kelola Sungai di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Penandatangan komitmen untuk menjaga sungai dalam acara Jambore Sungai di Youth Center, Sabtu (25/8/2018) 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Pengelolaan sungai membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang intens baik masyarakat dan pemerintah.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi.

Baca: Kembalikan Martabat Sungai Lewat Jambore Sungai

Menurutnya, koordinasi dalam instansi pemerintah harus dibenahi.

Koordinasi yang kurang menyebabkan penanganan sungai saling tunggu.

"Dalam pengelolaan sungai butuh komunikasi dan koordinasi dari seluruh masyarakat dan pemerintah. Saat ini pemerintah bingung ini wewenang siapa, padahal sebenarnya semua instansi punya kewenangan," kata Gatot saat memberikan sambutan dalam pembukaan Jambore Sungai di Youth Center, Sabtu (25/8/2018).

Menurut kajian, tahun 2025 masyarakat yang hidup di kota semakin banyak.

Hal itu menyebabkan sungai menjadi korban.

Oleh sebab itu, perlu dibangun komunikasi dan koordinasi untuk membangun sungai.

"Masalah yang terjadi di sungai kalau kita lihat karena perilaku yang tidak pas. Padahal menurut kajian, tahun 2025 semakin banyak orang tinggal di kota. Nah ini yang ada pengelolaan baik dari air minum, limbah, dan sampah. Karena sungai nanti yang jadi korban," lanjutnya.

Ia berharap konservasi sungai dapat dikembangkan.

Tidak hanya dari segi konservasi, tetapi juga aspek ekonomi dan sosial harus dikembangkan.

"Harapannya ini ada konservasi dan ekonomi sosial berjalan. Konservasi sungai bisa dikembangkan, tetapi juga sungai bermanfaat bagi ekonomi dan sosial masyarakat. Jika itu berjalan, harapannya masyarakat bisa ikut mengelola sungai," ujarnya.

Baca: Kebiasaan Buruk Cuci Jeroan di Sungai Masih Terjadi di Kulonprogo

Ia pun mengapresiasi gerakan yang dibuat oleh komunitas sungai.

Menurutnya komunitas sungai bisa menjadi garda terdepan yang mampu memberikan saran untuk pemerintah dalam pengelolaan sungai. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved