Sleman

Bupati Sleman Himbau Infak untuk Korban Gempa Lombok Dijadikan Satu

Jika uang hasil infak yang ingin disumbangkan bisa dijadikan satu, maka hal tersebut akan lebih bisa diserap maksimal.

Bupati Sleman Himbau Infak untuk Korban Gempa Lombok Dijadikan Satu
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Jamaah shalat Iduladha di SMPN 1 Sleman pada Rabu (22/8/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Berkaitan dengan banyaknya jamaah shalat Iduladha yang ingin memberikan infaknya untuk disumbangkan kepada korban gempa di Lombok, Bupati Sleman Sri Purnomo menghimbau agar uang yang terkumpul bisa dijadikan satu.

Hal tersebut disampaikan Sri Purnomo usai menjadi Khotib Shalat Iduladha di Lapangan SMPN 1 Sleman pada Rabu (22/8/2018).

Baca: Hasil Pemeriksaan DP3 Sleman: Sapi Kurban Bantuan Presiden Aman Dikonsumsi

Bupati menerangkan jika uang hasil infak yang ingin disumbangkan bisa dijadikan satu, maka hal tersebut akan lebih bisa diserap maksimal.

"Saat momen seperti ini banyak dari jamaah yang ingin memberikan infak kepada korban Gempa di Lombok, oleh karenanya saya meminta kepada panitia Iduladha untuk menjadikan satu, agar hasilnya juga lebih besar dan maskimal," terangnya.

Bupati menyebutkan, infak tersebut bisa dijadikan satu di Panitia Hari Besar Islam (PHBI) ataupun ditampung oleh Pemerintah Kabupaten Sleman.

"Untuk infak shalat Ied yang nantinya ingin disumbangkan ke Lombok di seluruh Kabupaten Sleman bisa dikumpulkan jadi satu. Ketika dikumpulkan jadi satu diharapkan memberikannya bisa lebih maksimal. Jangan sampai setiap panitia mengirimkan sendiri-sendiri, jadikan kecil-kecil. Bisa ke PHBI," terangnya.

Bupati memberikan apresiasi kepada para Pantia Iduladha atas inisiatifnya untuk mengumpulkan infak dan menyumbangkan kepada korban Lombok.

Sri Purnomo mengatakan bahwa sumbangan tersebut merupakan wujud solidaritas antar sesama bangsa Indonesia.

"Bangsa Indonesia itu satu rasa, satu tanggung jawab. Ketika salah satu saudara kita di pulau lain ada yang sakit sakitnya perlu bantuan ya kita bantu. Ketika ada musibah bencana alam bersama-sama untuk meringankan, itu suatu hal yang sangat baik sekali, saya mengapresiasi atas langkah-langkah tersebut," terangnya.

Sementara itu, Edi Nurwiyanto selaku Ketua Panitia Sholat Iduladha di SMPN 1 Sleman mengungkapkan pihaknya memang berniat menyumbangkan hasil infak para jamaah sholat Iduladha kepada korban di Lombok.

Saat ini infak yang terkumpul mencapai Rp 24.014.800.

Baca: Setelah Salat Idul Adha, Warga Sleman Berhasil Kumpulkan Donasi Rp 24 Juta untuk Lombok

Yang mana nantinya dari jumlah tersebut 60% akan diberikan kepada korban di Lombok, sedangkan 40% lainnya akan dialokasikan untuk operasional.

"Ini sudah menjadi kesepakatan pengurus. Bahwa nanti hasil dari infak 60% akan kita sumbangkan. Kita tahu bahwa di Lombok terjadi bencana yang cukup besar. Nanti sesuai dengan instruksi Bupati kita akan kumpulkan menjadi satu se-kabupaten Sleman. Ini yang menyelenggarakan pihak SMPN 1 Sleman dan warga sekitar," terangnya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved